Breaking News:

TBC Rentan Menular di Stasiun Kereta Api

Tuberkulosis (TBC) merupakan 10 besar penyakit menular yang paling banyak menyebabkan kematian di seluruh dunia.

Kemenhub
Penularan TBC melalui udara akan sangat rentan terjadi di ruang publik seperti stasiun kereta api. 

WARTA KOTA, PALMERAH----Menurut data World Health Organization (WHO) yang baru-baru ini dikeluarkan pada bulan Januari 2018, tuberkulosis (TBC) merupakan 10 besar penyakit menular yang paling banyak menyebabkan kematian di seluruh dunia.

Pada tahun 2016, sebanyak 10,4 juta orang di seluruh dunia telah tertular penyakit tuberkulosis dan 1,7 juta orang di antaranya meninggal dunia.

Baca: Hati-hati, Ruang Publik Rentan Jadi Tempat Penularan Tuberkulosis

Indonesia, India, China, Filipina, Pakistan, Nigeria, dan Afrika Selatan merupakan tujuh negara berkembang yang menyumbang 64 persen total penyebaran tuberkulosis di seluruh dunia.

Data WHO juga menyatakan bahwa jumlah kasus tuberkulosis di Indonesia sendiri telah mencapai 1,6 juta orang selama tahun 2016 dengan estimasi 100.000 kematian per tahunnya.

Dengan demikian, terdapat 273 kasus kematian per hari atau 11 kematian setiap jam akibat tuberkulosis.

Transportasi umum, khususnya pada kereta komuter dianggap sebagai salah satu lingkungan yang memiliki potensi terjadinya penyebaran tuberkulosis yang sangat cepat.

Baca: Ternyata Tuberkulosis Bukan Bersarang di Paru Saja

"TBC ditularkan melalui udara. Percikan ludah atau dahak yang dikeluarkan menjadi media penularan yang sangat cepat. Penularan TBC melalui udara akan sangat rentan terjadi di ruang publik seperti stasiun kereta api," kata dr Anung Sugihantono MKes, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, beberapa waktu lalu.

Dari berbagai penelitian, kata Anung, akan ada puluhan ribu kuman yang keluar dari batuk dan bersin.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved