Sekda Kota Tangerang Mendadak Ngamuk di Apel Pagi
Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri menegur para PNS di lingkup Pemkot Tangerang terkait rendahnya kedisiplinan pegawai
WARTA KOTA, TANGERANG -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri menegur para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Tangerang terkait rendahnya kedisiplinan pegawai.
Terutama kedisiplinan dalam pelaksanaan apel pagi yang memang menjadi kewajiban rutin para pegawai.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa mengikuti Apel Kesadaran Nasional,” ujar Dadi di Plasa Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (19/3/2018).
“Namun kalau saya perhatikan tadi di laporan bahwa Pejabat Tinggi Pratama hadir semua. Padahal saya yakin enggak, karena Pak Mumung sakit terus Pak Rakhmansyah juga Sakit,” sambungnya.
Baca: Polisi Gali Kisah Awal Wanita Aneh Adopsi 5 Anak dan 10 Tahun Menginap di Hotel
Baca: 1.040 Kendaraan Pribadi Dihalau di Gerbang Tol Bekasi
“Ini saya minta kepada temen-temen di BKPSDM (kepegawaian) untuk mengecek jumlahnya dengan benar. Bukan karena konteknya Pejabat Tinggi Pratama terus (dianggap) hadir semua,” ucap Sekda.
Selain itu, secara langsung Sekda yang juga pernah menjabat sebagai kepala BKPSDM dan Inspektorat tersebut, mengecek secara acak tingkat kehadiran pegawai.
“Dinas Sosial yang Wajib Apel ada berapa?" tanya Sekda ke salah satu pejabat BKPSDM.
“Wajib Apel 40 tanpa keterangan 2 Pak,” jawab salah satu staf BKPSDM.
“Ini yang hadir dan ikut apel cuma 22, yang hadir dan isi token tapi tidak ada di barisan ada 12-an berarti. Saya minta para kabid menginvestigasi kemana aja ini orangnya dan melaporkannya ke Kepala Dinas melalui Sekretaris,” tegas Dadi.
Masih soal apel, Sekda juga menginstruksikan kepada BKPSDM dan Pol PP untuk mengunci pintu akses menuju Plasa Puspem yang menjadi lokasi Apel Pagi.
Hal ini dilakukan selain untuk menjaga kedisiplinan pegawai sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kekhidmatan selama pelaksanaan apel.
"Kalau perlu ganjel pakai lemari. Karena saya lihat tadi ada pegawai pas apel sudah dimulai masuk ke barisan paling ujung terus habis itu geser lagi ke barisan lain, itu tadi yang dari Dinas Pendidikan mutasi berapa kali geser lagi geser lagi," ungkapnya.
Baca: 3 Catatan Luar Biasa The Minions Marcus/Kevin yang Sulit Dipecahkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sekda-kota-tangerang_20180319_142036.jpg)