Waspada Bila Pasang Plang Jual Rumah Bisa Kena Apes, Wanita Ini Contohnya

Jopie Rory selaku kuasa hukum Reni Burhan mengatakan, awal mula kejadian ketika Reni berniat menjual dua asetnya.

Waspada Bila Pasang Plang Jual Rumah Bisa Kena Apes, Wanita Ini Contohnya
Warta Kota/Feryanto Hadi
Rumah milik Reni Burhan (46), di Jalan Benda Raya, Kemang, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, PASARMINGGU -- Nasib nahas dialami Reni Burhan (46), warga Jalan Benda Raya, Kemang, Jakarta Selatan.

Berniat menjual dua bangunan miliknya senilai Rp 28 miliar, ia malah berpotensi kehilangan semua asetnya tanpa mendapatkan uang sepenuhnya.

Usai memasang plang menjual rumah, rumahnya justru kemudian dikepung oleh puluhan penagih hutang yang ingin meminta dua assetnya, yakni sebuah rumah dan ruko.

Reni pun melaporkan aksi tersebut ke kepolisian dengan dugaan penipuan dan penggelapan serta tindakan tidak menyenangkan.

Jopie Rory selaku kuasa hukum Reni Burhan mengatakan, awal mula kejadian ketika Reni berniat menjual dua asetnya.

Sebuah papan pengumuman dipasang di bagian depan bangunan.

Sejumlah orang, termasuk broker, datang untuk menanyakan terkait penjualan itu.

Hingga akhirnya seorang berinisial I meyakinkan bahwa ia bisa mencarikan pembeli.

"Orang bernama I ini kemudian membawa orang lagi berisinial AYDSS. Awalnya bu Reni mau jual Rp35 miliar, tapi setelah negosiasi jadinya Rp28 miliar," katanya saat menggelar jumpa pers di kediaman Reni, Rabu (14/3).

Pada Agustus 2017, AYDSS mengajak Reni ke notaris dalam rangka pembayaran tahap pertama dua aset itu.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved