Jumat, 17 April 2026

Budi dan Adik Terancam Gagal Dapatkan Pekerjaan karena Jaringan Berdampak Tidak Dapat SIM

Mereka tidak bisa mendapatkan SIM C untuk syarat untuk melamar kerja marketing di sebuah perusahaan swasta.

warta kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi, razia kelengkapan pengendara. Sejumlah kendaraan yang diberhentikan oleh polisi diminta untuk menujukan surat kelengkapan kendaraannya. 

WARTA KOTA, CENGKARENG -- Gangguan jaringan di Korlantas Polri, berdampak pada pelayanan warga pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (6/3/2018).

Adanya gangguan jaringan itu, Budiman Putra (25) sebagai warga di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengaku kesal lantaran ia serta sang adiknya, Puji (20), tidak bisa mendapatkan SIM C untuk syarat untuk melamar kerja marketing di sebuah perusahaan swasta.

"Tiba di sini (Satpas SIM) sekitaran 06.00 WIB. Tes kesehatan, berkas- berkas dikumpulin lah, kan ngantre pak, lelah juga. Saya bareng adik saya (Puji) ke sini sama-sama mau buat SIM C Pak. Nah di saat ujian teorinya, itu antrenya ya ampun, panjang, ramai, dan pada ngampar di lantai. Saya baru juga duduk, langsung ada pengumuman jika jaringan sedang gangguan. Gondoknya bukan main. Padahal, saya dengan adik saya mau buru-buru bikim SIM, biar dapat bekerja marketing. Syaratnya harus punya SIM pak," kata Budiman, kesal.

Sementara, IPTU Iwa Awaluddin yang sebagai Kepala Tim Khusus Satpas SIM Daan Mogot, menginformasikan, kalau jaringan kini kembali normal.

"Baru saja normal kembali sekitar pukul 14.30 WIB. Jaringan sudah normal. Untuk pemohon-pemohon SIM, tak ragu untuk datang lagi urus SIM-nya kembali di Satpas SIM Daan Mogot besok hari," ungkap Iwa.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved