Benyamin Biang Kerok Versi Reza Rahadian
Tentunya tidak ada yang bisa benar-benar menyamai Benyamin, tapi ini adalah reinkarnasi Pengki, bukan Benyamin.
Tentunya tidak ada yang bisa benar-benar menyamai Benyamin, tapi ini adalah reinkarnasi Pengki, bukan Benyamin.
Kepada ANTARA News beberapa waktu lalu, Reza mengatakan dia merasa tetap harus memasukkan ciri khas Benyamin dalam karakter Pengki: gaya tertawanya.
Sayangnya, kekhasan Benyamin yang harusnya mempermanis film ini dituangkan dalam porsi yang terlalu banyak sehingga menjadi berlebihan.
Di luar itu, akting Reza sebagai Pengki si anak Betawi bisa diacungi jempol. Delia juga terlihat cukup luwes memerankan Aida mengingat ini adalah film pertamanya.
Rasa gugup saat harus beradu akting dengan aktor senior yang pengalamannya jauh di atasnya tidak terlihat di layar lebar.
Para pemeran pendukung berakting baik, terutama Omaswati yang gaya bicaranya ceplas-ceplos seperti lawakan khasnya di layar kaca.
Komar, yang namanya dikenal lewat grup lawak Empat Sekawan, berhasil memerankan mafia kejam dan berhati dingin meski parasnya jauh dari bengis.
"Saya baru sadar muka saya muka gangster, bukan pelawak. Terima kasih Hanung, sudah menyadarkan saya," seloroh pelawak yang dulu bermain di komedi situasi "Lika-Liku Laki-Laki" itu.
Karakter yang diperankan Rano Karno justru menjadi sosok yang mengingatkan pada almarhum Benyamin, khususnya dalam serial Si Doel, dengan oplet kesayangannya.
Penampilannya minimalis di "Benyamin Biang Kerok" yang tayang 1 Maret, karena karakter Rano baru bakal lebih dominan di sekuel "Biang Kerok Beruntung".
Dalam cuplikan di akhir "Benyamin Biang Kerok", penonton dijanjikan bakal menikmati bumbu baru dalam gado-gado racikan Hanung di bagian sekuelnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180124reza-rahadian-santai-tanggapi-pro-dan-kontra-benyamin-biang-kerok1_20180124_222236.jpg)