Senin, 27 April 2026

Kebakaran

Rawan Ambruk, Bangunan Museum Bahari yang Terbakar akan Dipasangi Penyangga

Pengelola Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara akan memasang penyangga di gedung-gedung yang mengalami kebakaran beberapa waktu lalu.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kondisi Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa (20/2/2018) siang. 

Laporan Wartawan Warta Kota Junianto Hamonangan

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Pengelola Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara akan memasang penyangga di gedung-gedung yang mengalami kebakaran beberapa waktu lalu.

Tindakan itu diambil karena rawan ambruk setelah kusen jendela di gedung tersebut habis dilalap api.

Pantaun di lokasi, akses menuju Gedung A dan Gedung C Museum Bahari masih ditutup untuk umum dengan menggunakan seng dan garis polisi.

Kondisi di dalamnya juga masih berantakan dimana puing-puing bekas bangunan dikumpulkan di satu lokasi.

Sementara itu di sisi lain tampak kusen jendela Gedung C yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Kondisi tersebut membuat tembok yang berada di atasnya sewaktu-waktu bisa roboh karena tidak kuat menahan beban.

Plh Kepala UP Museum Kebaharian Sri Kusumawati mengatakan penutupan gedung yang mengalami kebakaran beberapa waktu lalu dilakukan karena saat ini dinilai masih belum aman untuk dimasuki pengunjung.

“Jadi yang dibuka untuk umum hanya bagian yang tidak terbakar saja,” ungkap Sri, Selasa (20/2).

Rencananya pihak pengelola juga akan memasang kayu penyangga di jendela-jendela gedung yang terbakar.

Kondisi terkini Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (20/2/2018) siang.
Kondisi terkini Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (20/2/2018) siang. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Dengan kondisi kusen jendela yang hangus terbakar, sewaktu-waktu tembok di atasnya rawan roboh.

“Nanti akan dilakukan penguatan jendela yang terbakar karena sekarang jendelanya tanpa kusen dan rawan. Jadi sambil menunggu proses renovasi, diperkuat dengan menambahkan kayu untuk menyangga kusen,” katanya.

Baca: Kadisparbud DKI Hanya Gelengkan Kepala di Saat Disinggung Hidran di Museum Bahari

Hanya saja belum dapat dipastikan kapan hal itu bisa dilaksanakan.

Namun demikian pihaknya akan mengusahakan agar hal tersebut bisa segera terwujud supaya tidak semakin bertambah parah.

“Sekarang sedang dihitung biayanya. Ini juga supaya bangunan yang terbakar nggak semakin memburuk,” ucap Sri.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved