Media Sosial
Viral, 2 ABG Cantik Jualan Jamu Keliling Bikin yang Beli Gagal Fokus
Istilah kids zaman now biasanya diberikan pada remaja suka bertingkah tidak biasa. Tapi beda dengan dua ABG cantik ini yang tidak malu jualan jamu
WARTA KOTA, BOGOR -- Istilah kids zaman now biasanya diberikan pada remaja suka bertingkah tidak biasa.
Sayangnya, semakin ke sini, makna istilah ini semakin mengarah ke hal negatif.
Walau begitu, ada juga beberapa remaja yang benar-benar pantas disebut sebagai kids zaman now.
Usaha seorang gadis cantik lulusan SMP asal Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, berjualan jamu gendong di Bogor menjadi viral di dunia maya.
Pratiwi Safarina (16), gadis manis asal bumi gaplek itu memilih berjualan jamu gendong keliling di Bogor karena orangtuanya tak memiliki biaya untuk menyekolahkannya ke SMA.
"Setelah saya lulus SMP, saya ikut orangtua dan kakak saya di Bogor jual jamu gendong keliling di Jonggol, Bogor," ujar Pratiwi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/2/2018).
Baca: Ini Filosofi Angpao Gong Xi Fa Cai Dalam Tradisi Tionghoa
Pratiwi mengungkapkan, meski masih berusia belia, dia tidak malu berjualan jamu gendong keliling. Baginya, berjualan jamu gendong menjadi salah satu mencari rezeki yang berkah dan halal.
"Saya tidak malu berjualan jamu gendong keliling. Kan saya tidak mencuri," ungkap Pratiwi.
Menurut Pratiwi, dia pertama kali berjualan jamu gendong sejak enam bulan lalu. Saat pertama berjualan, ia merasa waswas. Namun, kondisi itu tak berlangsung lama.
Pada awal berjualan, kata Pratiwi, saudaranya mengikutinya selama tiga hari. Selanjutnya, ia berjualan sendiri jamu gendong keliling wilayah Jonggol, Bogor.
"Saya berangkat siang karena pagi masih jaga anak kakak saya. Berangkat naik angkutan umum, turun di sekolah, lalu jalan keliling berjualan jamu gendong," ujar Pratiwi.
Dia mengaku tertarik berjualan jamu gendong setelah melihat rekan-rekanya mendapatkan penghasilan dari hasil berjualan jamu.
Baca: Mengerikan! Penjelajah Waktu Lolos Tes Kebohongan, Lalu Beberkan Ini
Ia pun meracik jamu tradisional, mulai dari beras kencur hingga kunir, sendiri alias tanpa bantuan orangtuanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180216-penjual-jamu-keliling-masih-muda-dan-cantik_20180216_094930.jpg)