Pengiklan Ancam Tidak Pasang Iklan di Facebook dan YouTube Jika Tetap Share Konten Beracun
Facebook dan YouTube diterpa kontroversi menyangkut banyaknya peredaran konten beracun (toxic) yang tak pantas dikonsumsi.
YouTube kemudian bereaksi dengan mengubah algoritma, memperketat aturan video seperti apa yang bisa menayangkan iklan, serta menambah supervisi manual atas konten ynag beredar.
Demikian halnya dengan Facebook yang belakangan mengubah algoritma untuk menekan peredaran video viral.
Efeknya, durasi waktu yang dihabiskan pengguna di Facebook menurun, sehingga ikut mengurangi pemasukan Facebook. Namun, pihak Facebook beranggapan hal tersebut akan berdampak baik secara jangka panjang. (Oik Yusuf)
Sebelumnya telah diunggah Kompas.com dengan tautan: Facebook dan Google Terancam Kehilangan Pengiklan Besar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180112berita-foto-massa-protes-akun-facebook-diblokir_20180112_180325.jpg)