Minggu, 19 April 2026

Fachri Albar Tinggal Dikediaman Elit, Masuk Perumahan Pakai Akses

Fachri ditangkap di kediamannya di Serenia Hills Blok VB 41, Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Penulis: Arie Puji Waluyo |
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Jalan menuju kediaman Fachri Albar di Serenia Hills Blok VB 41, Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (14/2/2018). 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

WARTA KOTA, CIRENDEU - Aktor Fachri Albar ditangkap pihak kepolisian karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Fachri ditangkap di kediamannya di Serenia Hills Blok VB 41, Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Rupanya rumah Fachri terletak diperumahan elit. Serenia Hilss sendiri terletak didalam perumahan Villa Delima, Karang Tengah, Jakarta Selatan.

Jalan menuju kediaman Fachri Albar di Serenia Hills Blok VB 41, Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (14/2/2018).
Jalan menuju kediaman Fachri Albar di Serenia Hills Blok VB 41, Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (14/2/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Tim Warta Kota pun tidak diperbolehkan masuk oleh petugas keamanan atau satpam Serenia Hills.

Satpam perumahan tersebut tidak mengizinkan awak media untuk mengambil gambar kediaman Fachri.

Masuk kedalam perumahan Serenia Hills pun cukup sulit. Karena, pintu portalnya pun harus menggunakan akses untuk membukanya.

Komandan satpam Serenia Hills, Wahyudi menegaskan bahwa pihaknya tidak mau memberikan komentar terkait penangkapan anak kandung rocker gaek Ahmad Albar tersebut.

"Kami tidak bisa memberikan keterangan. Langsung saja ke pihak kepolisian. Kami takut salah memberikan komentar," kata Wahyudi kepada Warta Kota, Rabu sore.

Jalan menuju kediaman Fachri Albar di Serenia Hills Blok VB 41, Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (14/2/2018).
Jalan menuju kediaman Fachri Albar di Serenia Hills Blok VB 41, Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (14/2/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Namun, ketika ditanyakan mengenai kronologi penangkapan Fachri di rumahnya, Wahyudi juga tidak mau berkomentar.

"Waduh saya tetap tidak bisa berikan komentar apapun," ucapnya.

Sebelum ditangkap, Fachri sudah tiga bulan diikuti oleh petugas kepolisian.

Bahkan, Fachri sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi.

Tetapi, ketika ditanyakan hal tersebut, lagi-lagi Wahyudi tidak bisa angkat bicara.

Terlebih terhadap masuknya pihak kepolisian kedalam rumah Fachri saat pengintaian.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved