Senin, 13 April 2026

Nikmatnya Racikan Kopi Nusantara di Oneway Coffee Tebet

Menyesap kopi Wamena berteman sepiring roti panggang di Oneway Coffee di Tebet, alangkah nikmatnya.

Penulis: Feryanto Hadi |
warta kota/Feryanto Hadi
Suasana nyaman di Oneway Coffee, Tebet, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, TEBET--Secangkir kopi Wamena dengan sepiring roti panggang rasanya cukup untuk menemani waktu santai di Oneway Coffee di Jalan Tebet Timur, Jakarta Selatan.

Apalagi ditambah dengan konsep kedai yang ala kaki lima, menambah suasana gerimis malam itu makin bersahaja.

Kopi diseruput, dan tercipta citarasa yang berbeda. Rasanya sedikit tebal dan pahit, namun aromanya bisa melenakan para penikmat kopi.

Maklum, biji kopi didatangkan langsung dari petani dan peracikannya dilakukan oleh barista yang telaten serta memiliki taste tinggi.

Reza Fahrany, barista sekaligus pemilik kedai Oneway Coffee tiba-tiba datang kemudian menawarkan kepada Warta Kota agar mencoba kopi unggulan di kedai itu.

"Silahkan mencoba kopi-kopi dari Jawa Barat yang saat ini sedang naik daun. Ada Kopi Gunung Halimun, Kopi Gunung Halu atau Kopo Gunung Puntang," jelas pria yang karib disapa Aka saat berbincang santai Selasa (6/2/2018) malam.

Reza Fahrany, barista Oneway Coffee sedang beraksi.
Reza Fahrany, barista Oneway Coffee. (warta kota/Feryanto Hadi)

Aka menyebut kopi asal Jawa Barat saat ini tengah menjadi idola. Itu lantaran salah satu jenisnya, yakni Kopi Gunung Puntang, belum lama menjuarai festival kopi Internasional yang digelar di Amerika.

"Kopi Jawa Barat memiliki keunikan pada after-tastenya. Seperti Kopi Halu, misalnya setelah rasa kopi yang pahit, kemudian ada rasa nangkanya. Begitu juga kopi Gunung Halimun, setelah pahit maka akan ada rasa sayuran seperti tomat," terang Aka.

Oneway Coffe sejatinya mengusung konsep Kopi Nusantara, dimana hampir seluruh bijih kopi terkenal dari berbagai daerah di Indonesia tersedia di sana. Mulai dari Kopi Gayo, Kopi Bengkulu, Kopi Lampung, Kopi Mandailing, Kopi Jambi, Kopi Toraja, Kopi Flores dan sebagainya.

Untuk tema ini, Aka yang juga seorang jurnalis televisi nasional ini bertujuan mengkampanyekan ragam kopi khas Nusantara yang sudah diakui dunia Internasional dari segi kualitas.

Indonesia dikatakannya sebagai negara penghasil kopi terbesar ke-empat di dunia. Tetapi, tidak banyak masyarakatnya yang mengenal atau menikmati kopi-kopi khas Indonesia yang memiliki citarasa luar biasa. Sebaliknya, masyarakat justru begitu familiar dengan kopi-kopi sachet yang sudah melewati berbagai proses.

"Untuk mendapatkan kopi terbaik, beberapa jenis kopi kami beli langsung dari para petaninya atau kelompok tani. Jadi, benar-benar masih alami sehingga kualitasnya juga terjaga," kata Aka.

Bahkan, dalam mengolahnya menjadi kopi siap saji, Aka mengolah bijih kopi dengan racikannya sendiri untuk mendapatkan rasa kopi yang orisinil dan aroma kopi yang begitu sedap. "Jadi, kopi yang disajikan kepada pelanggan benar-benar fresh dan sehat," imbuh Aka.

Selain menyajikan berbagai minuman kopi, di kedai ini kita juga bisa menikmati menu lain seperti espresso based, berbagai jenis minuman teh dan aneka cemilan. Kedai ini buka setiap hari mulai 15.00-24.00.

Kaki lima

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved