Selasa, 7 April 2026

Fahri Hamzah Pilih Setia, Ini Tanggapan PKS

Mardani mengakui tidak ada yang sempurna dalam memimpin maupun menjadi anggota sebuah partai.

TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan, partainya menghargai keinginan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah untuk tetap setia kepada PKS.

"Tentang keinginan beliau tetap di PKS, tentu kami gembira jika Pak Fahri ingin tetap di PKS," ujar Mardani, dalam pesan singkatnya kepada Tribunnews, Selasa (6/2/2018).

Namun, kata Mardani, jika seeorang ingin tetap tinggal di dalam rumahnya, maka seharusnya orang tersebut juga menjaga isi dan perasaan penghuni lain dari rumah itu.

Baca: Fahri Hamzah: Saya Enggak Mau Pergi dari PKS!

"Tapi tentu jika seseorang mengganggap itu adalah rumahnya, akan sama-sama menjaga rumah tersebut," jelas Mardani.

Tidak seperti yang dilakukan oleh Fahri selama ini, kata Mardani, yang dinilai membuat penghuni lainnya, dalam arti para kader PKS, tidak nyaman.

"Bukan malah melakukan aksi yang membuat penghuni rumah tidak nyaman," tegas Mardani.

Baca: Setya Novanto: Sayang Kalau Partai Golkar Enggak Bisa Dapat Fahri Hamzah

Mardani mengakui tidak ada yang sempurna dalam memimpin maupun menjadi anggota sebuah partai. Maka, seharusnya semua kader menyempurnakan kekurangan itu melalui cara yang santun.

"Kita semua tahu, tidak ada yang sempurna, dan tugas kita menyempurnakan dengan cara yang hikmah dan penuh kasih sayang, bukan sebaliknya," tutur Mardani.

Sebelumnya Fahri Hamzah mengatakan bahwa dirinya menolak sejumlah ajakan dari berbagai pihak, termasuk dari Partai Golkar. 

Sekalipun mendapat dukungan dari mantan Ketua DPR Setya Novanto. 

Ia menjelaskan, alasan kesetiannya kepada PKS adalah karena dirinya merupakan salah satu pendiri partai, sehingga ia enggan pindah ke lain partai.

Fahri tetap setia meskipun PKS mengusirnya, lantaran ia ingin mewujudkan cita-cita partai tersebut.

"Saya pendiri partai, sebagai pendiri, saya harus setia dengan cita-cita saya dalam mendirikan partai," ujar Fahri di Gedung Nusantara III DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2018).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved