Jumat, 10 April 2026

Ekspor 2.000 Ton Manggis ke Tiongkok Diperketat di Bandara Soetta

Ekspor ribuan ton buah manggis melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang mulai diperketat proses pengawasannya.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Petugas Bidang Karantina Tumbuhan Bandara Soetta menguji kandungan buah manggis. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Ekspor ribuan ton buah manggis melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang mulai diperketat proses pengawasannya.

Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Kepala Bidang Karantina Tumbuhan Bandara Soetta, Maman Suparman.

Ia menjelaskan saat ini jajarannya meningkatkan pengawasan terhadap proses packaging atau pengemasan buah manggis yang akan diekspor langsung ke Tiongkok.

Sejumlah petugas memeriksa kebersihan buah manggis yang dikeluarkan dalam kemasan.
Sejumlah petugas memeriksa kebersihan buah manggis yang dikeluarkan dalam kemasan. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Mulai dari tahap pencucian hingga pengemasan diawasi oleh petugas.

"Kami melakukan pembinaan sekaligus pengawasan langsung terhadap eksportir atau packing house agar memenuhi syarat untuk diekspor," ujar Maman saat ditemui Warta Kota di Gudang PT Agung Mustika Selaras, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin (22/1/2018).

Sehingga buah yang dikemas oleh packing house ini betul-betul buah yang sesuai dengan protokol dan layak untuk diekspor ke Tiongkok.

Petugas Karantina Bandara Soetta memeriksa satu persatu buah manggis yang sudah melalui tahap pencucian sampai quality control sebelum dilakukan pengemasan.

"Kami melakukan pengawasan dan melakukan pemeriksaan setelah melalui tahap pencucian kemudian penyemprotan dengan angin bertekanan tinggi sampai pembersihan lanjutan," ucapnya.

Ia menyebut apabila dalam pemeriksaan petugas Karantina masih ditemukan serangga atau pun telur serangga di bagian kelopak buah manggis tersebut, akan dikembalikan ke tahap awal yakni pencucian hingga quality control.

Petugas memeriksa kebersihan buah manggis yang dikeluarkan dalam kemasan.
Petugas memeriksa kebersihan buah manggis yang dikeluarkan dalam kemasan. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Bahkan dalam pemeriksaan buah manggis ini petugas menggunakan alat yang bisa dibilang canggih yakni microskop portable yang tersambung ke komputer.

"Tidak ada buah manggis yang lolos dari pemeriksaan alat ini. Pemeriksaan terakhir sebelum dikemas kami melakukan pemeriksaan menggunakan microskop portable untuk memastikan tidak terdapat serangga atau organisme pengganggu," kata Maman.

Tiongkok order 2.000 ton

Jelang perayaan Hari Raya Imlek, pemerintah Tiongkok memesan buah manggis asal Indonesia sebanyak 2.000 ton.

Permintaan ini ketika adanya kesepakatan protokol ekspor manggis antara pemerintah Tiongkok dengan Indonesia pada 2017 lalu.

"Berdasarkan kesepakatan Tiongkok dengan Indonesia, mereka membutuhkan sekitar 2.000 ton selama musim panen manggis ini yaitu menjelang Hari Raya Imlek," ungkapnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved