Kamis, 23 April 2026

Galeri Angkringan Antique Marga Rimba, Angkringan Berkonsep Galeri

Turis asingpun menyukai menu yang ada di sini, mereka mengaku cocok menu angkringan ini cocok dengan lidah mereka

Penulis: | Editor: MNur Ichsan Arief
warta kota/nur ichsan

WARTA KOTA, PINANG ---- Angkringan Sego Kucing, sesuatu yang sudah tidak asing lagi dan bisa ditemui hingga ke sudut perkampungan di ibukota terutama di kalangan pecinta kuliner khas Solo ini.

Warung yang menyediakan menu masakan sederhana dengan harga yang kelewat murah ini banyak diminati karena selain rasanya enak di lidah juga tidak menguras isi kantong.

Salah satu warung angkringan yang ada bernama Galeri Angkringan Antique Marga Rimba, mungkkin terdengar sedikit aneh, ada angkringan kok memakai nama galeri.

20180117 Galeri Angkringan Antique Marga Rimba1
20180117 Galeri Angkringan Antique Marga Rimba1 (warta kota/nur ichsan)

Ternyata itu merupakan jurus jitu Suyoko atau biasa disapa Yoko untuk memancing pengunjung datang ke warungnya, yang berlokasi di depang Gang Katuk, Jalan HR Rasuna Said, Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, no telpon 0895614435272, lokasi ini dikenal sebagai tempat pembakaran arang.

Selain menyediakan menu masakan sederhana yang dibuat berdasarkan resep keluarganya, juga menyajikan beberapa karya seni dan furniture antik yang dibuat oleh pemiliknya seperti topeng, mangkok, tempat buah , kap lampu dan masih banyak lagi yang dibuat dari sisa limbah kayu..

Pria kelahiran Ngawi, Jawa Timur ini, rupanya selain dikenal sebagai seorang jurnalis, juga seorang seniman yang menyukai dunia masak memasak.

“ Sejak masih kecil saya sudah berkecimpung di dunia seni seperti melukis, mematung dan membuat relief taman, kata Yoko yang sejak lama berupaya mewujudkan niatannya membuka warung angkringan yang dipadukan dengan galeri seni dan furniture antique di lokasinya berdagang.

20180117 Suyoko, pemilik Galeri Angkringan Antique Marga Rimba3
20180117 Suyoko, pemilik Galeri Angkringan Antique Marga Rimba3 (warta kota/nur ichsan)

Menurut bapak satu anak ini, konsep angkringannya itu sengaja dibuat untuk menarik pengunjung datang dan betah untuk berlama lama ke warungnya serta memanjakan mereka dengan sejumlah karya seni miliknya.

“Saya bersyukur kehadiran kami di tmpat ini banyak mendapat sambutan yang postif ini ditandai dengan banyaknya pengunjung yang datang dan mereka umumnya mengaku senang dan puas

setelah menikmati hidangan menu khas Solo yang merakyat sambil melihat koleksi benda seni di sini”, ujar pria kelahiran 6 Juni 1982 ini.

Angkringan ini menyediakan sejumlah menu masakan, selain sego kucing sendiri, namun yang menjadi menu favorit adalah nasi bakar yang mempunyai beberapa varian seperti Nasi Bakar Jamur, Nasi Bakar Ayam Pedas,

20180117 Galeri Angkringan Antique Marga Rimba4
20180117 Galeri Angkringan Antique Marga Rimba4 (warta kota/nur ichsan)

Nasi Bakar Teri Kemangi Pedas, Nasi Bakar Tuna Lada Hitam dan Nasi Bakar Ayam Lada Hitam, yang banderol dengan harga antara Rp 3 Ribu hingga Rp 10 Ribu.

Selain itu menu pelengkap lainnya adalah Ketan Susu, Sate Kikil, Sate Usus dan Sate Telor

Sedangkan untuk minumannya angkringan ini menyaikan Wedang Jahe, Susu Jahe, Wedang Sereh, Teh Teler dan masih banyak lagi dengan kisaran harga antara Rp 2 Ribu hingga Rp 5 Ribu saja.

20180117 Galeri Angkringan Antique Marga Rimba5
20180117 Galeri Angkringan Antique Marga Rimba5 (warta kota/nur ichsan)

MENU ANGKRINGAN DAN KOLEKSI KERAJINAN DIMINATI WARGA ASING

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved