Jumat, 10 April 2026

Sopir Tembak Ikut Andil dalam Aksi Perampokan di Angkotnya

Petugas menelusuri angkot yang digunakan oleh para pelaku. Kemudian angkot tersebut ditemukan di wilayah Bekasi.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Murtopo
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Lima kawanan perampok yang beraksi di angkot KWK 31 B 2036 QO jurusan Pulogadung-Harapan Indah, di Jalan Raya Bekasi, tepatnya depan uji Kir Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, dibekuk polisi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Aksi perampokan di angkutan kota KWK 31 jurusan Pulogadung-Harapan Indah ternyata melibatkan sopir angkot itu sendiri.

JS (27) sopir tembak KWK 31, ternyata anggota komplotan perampok yang mengeraji para penumpangnya.

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ), berhasil menangkap lima komplotan perampok yang beraksi di angkot KWK 31 B 2036 QO jurusan Pulogadung-Harapan Indah, Jalan Raya Bekasi, tepatnya depan uji Kir Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (7/1/2018).

Kelima pelaku tersebut, ditembak petugas karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

“Kami mendapatkan informasi korban dibuang di semak-semak pinggir KBT (Kanal Banjir Timur) Rorotan, Cilincing, Jakarta Timur. Kami langsung lakukan olah TKP,” kata AKBP Stefanus Tamuntuan, Plh Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).

Petugas menelusuri angkot yang digunakan oleh para pelaku. Kemudian angkot tersebut ditemukan di wilayah Bekasi.

Baca: Demi Rp 500.000, Komplotan Perampok ini Tusuk Paha Penumpang Angkot

“Kami temukan angkot tersebut, ternyata dipinjam oleh sopir tembak yang merupakan salah satu pelaku,” katanya.

Polisi menemukan angkot tersebut karena masih ada bercak darah di beberapa sisi. Meskipun pelaku telah mencuci mobil tersebut.

“Dalam jangka waktu kurang satu hari, lima pelaku berhasil kami tangkap. Yaitu pada Minggu, 7 Januari 2018 pukul 10.00,” katanya.

Mereka adalah SK (23), eksekutor penusuk korban; DS (22), sopir; JS (27), melempar atau membuang korban dari angkot; RS (24), melempar atau membuang korban dari angkot, dan RST (21), menggertak korban dengan kunci roda.

Keempat pelaku yaitu selain SK, berhasil ditangkap di Bekasi, tempat pool angkot tersebut.

Petugas menempak empat pelaku karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Sementara, SK ditangkap di Kemayoran, Jakarta Pusat. Ia juga ditembak karena melakukan perlawanan. Bahkan polisi menembak kaki kanan dan kiri SK.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved