Sabtu, 11 April 2026

Koran Warta Kota

PKL Tanah Abang Saja Ditata, Kok Kami Enggak?

Mereka ingin PKL juga difasilitasi agar bisa berdagang di badan jalan, seperti PKL Tanah Abang

Koran Warta Kota
Headline Warta Kota edisi Jumat 29 Desember 2017 

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Pedagang kaki lima (PKL) di beberapa pasar lain di Jakarta mengaku ingin pasarnya ditata, sama seperti Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Mereka ingin PKL juga difasilitasi agar bisa berdagang di badan jalan, seperti PKL Tanah Abang yang berjualan di Jalan Jatibaru.

Beberapa PKL di Pasar Pagi dan Pasar Asemka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, mengakui iri terhadap para PKL Tanah Abang yang mendapatkan perhatian besar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Para pedagang di dua pasar itu juga menginginkan bisa mendapat sejumlah fasilitas, seperti yang diberikan Pemprov DKI kepada para PKL Tanah Abang.

"PKL liar Tanah Abang saja ditata. Kok seperti kami enggak? Kan kami PKL juga. Pengin berdagang juga sama seperti Tanah Abang, di jalan ya. Ya kenapa Pak Gubernur DKI dan Wakilnya cuma perhatikan Tanah Abang? Saya ya pedagang, sama seperti pedagang di Tanah Abang, ya iri saja," kata Mansur (41), pedagang mainan di Pasar Asemka, Rabu (27/12).

Ungkapan yang sama dikemukakan Yusuf (41) di Pasar Pagi.

Yusuf mengatakan, selama empat tahun berjualan aksesoris, baru kali ini ia melihat PKL pinggir jalan difasilitasikan oleh Pemprov DKI Jakarta seperti di Tanah Abang.

"Wah iya tuh, PKL di Tanah Abang kini makmur. Difasilitasi begitu sama Pemprov DKI. Mana pembelinya banyak. Saya aja punya teman di sana, diajak jualan di sana. Pokoknya di sana ramai pembeli. Di sini ramai, cuma kurang puas saja saya. Habisnya, enggak difasilitasi sama Pemprov DKI seperti PKL Tanah Abang. Kami kan juga mau (seperti Tanah Abang)," jelasnya.

Semrawut

Pantauan Warta Kota, Rabu (27/12), PKL tampak menjamur di kawasan Pasar Asemka serta Pasar Pagi di Kecamatan Tambora.

Kawasan kolong flyover Asemka tampak semrawut. Banyak PKL menggelar dagangan, ditambah keberadaan sejumlah pengunjung dan parkir kendaraan.

Sejumlah pejalan kaki dan pengendara motor sulit melintas, akibat ramai PKL yang berdagang di sembarang tempat.

Selain semrawut, juga tampak banyaknya sampah plastik tercecer di lokasi. Puntung rokok, bungkusan snack, serta gelas atau cup minuman ringan, menghiasi kawasan kedua pasar tersebut...

Dikaji dulu

Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi berjanji dalam waktu dekat akan meninjau ke Pasar Pagi dan Asemka.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved