Gedung Cagar Budaya SMPN 22 dan 19 Jakarta Barat Rawan Ambruk

Pantauan di SMP 22, yang lokasinya di depan stasiun Jakarta Kota, kondisi bangunannya tampak memprihatinkan.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 22 Jakarta yang masuk dk Kawasan Kota Tua, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan Warta Kota Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, TAMANSARI -- Gedung cagar budaya di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 22 Jakarta yang masuk dk Kawasan Kota Tua, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat dan juga SMPN 19 Jakarta atau disebut selaku Sekolah Terpadu Tambora, jalan Perniagaan, Tambora, Jakarta Barat, tampak memprihatinkan.

Kedua gedung bersejarah itu konisisnya nyaris ambruk.

Pantauan di SMP 22, yang lokasinya di depan stasiun Jakarta Kota, kondisi bangunan itu terlihat memprihatinkan.

di sekolah itu juga, terdapat dua bangunan cagar budaya, yakni di aula dan ruang kelas.

Bangunan sekolah itu dikelilingi oleh beberapa gedung tinggi baru yang berbentuk L.

Nampak kondisi aula itu sendiri cukup miris, terpantau bangunan yang didirikan tahun 1910 itu sudah lapuk, dan tembok tembok lembab terlihat dari luar.

Sementara, pada bagian plafon-plafon bolong dan jebol, besi berkarat hingga pada kayu-kayu bangunan itu telah habis dimakan rayap.

Tidak jauh berbeda kondisi itu di bangunan berlantai dua yang terletak disampingnya.

SMPN 19 atau disebut selaku Sekolah Terpadu Tambora, di jalan Perniagaan, Tambora, Jakarta Barat.
SMPN 19 atau disebut selaku Sekolah Terpadu Tambora, di jalan Perniagaan, Tambora, Jakarta Barat. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

Kondisi lembab berlumut, membuat cat bagian tembok tembok sekolah telah pudar.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved