Kebutuhan SPG di Indonesia Sekitar 40 Ribu

Saat ini diperkirakan setiap tahun diperlukan 40.000 SPG. Usia ideal SPG antara 19 sampai 23 tahun.

Kebutuhan SPG di Indonesia Sekitar 40 Ribu
otomania
Para SPG calon Miss Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 

Penyanyi jebolan Indonesia Idol Virzha mengaku pernah menjadi SPG.

Dan ternyata pengalaman itu membuat dirinya berani tampil di depan.

"Enggak perlu mimpi jadi dokter kelamaan. Jadi SPG sebagai batu loncatan. Berani tampil di depan. Terlebih ketatnya dunia kerja. Harus yakin dengan diri sendiri," ujarnya dikesempatan yang sama.

Untuk memberikan apresiasi kepada para frontliner, saat merayakan ulang tahun ke-6, PowerSwitch, salah satu agensi marketing terbesar di Indonesia pada hari ini menyelenggarakan Festival Frontliners pertama di Indonesia yang bertajuk #INIGUE, untuk mengajak para frontliners agar bangga terhadap profesinya.

Bertempat di area taman Bintaro X-Change Mall, para pengunjung dapat mengetahui Iebih jauh tentang profesi frontliners.

Pengunjung juga bisa menikmati festival makanan dan pertunjukan musik yang dimeriahkan oleh Nidji, Kotak, Citra Scholastika Pas Band, Bastian Steel, Sandy Canester, Virzha dan Husein.

"#INIGUE festival merupakan bentuk apresiasi kami terhadap profesi frontliners yang memberikan kontribusi besar di dunia pemasaran. Profesi frontliners tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Dengan #INIGUE festival, kami ingin mengajak frontliners untuk memiliki rasa bangga terhadap profesi mereka. Kini saatnya frontliners menanamkan rasa percaya diri bahwa mereka adalah orang-orang berkualitas di bidang pemasaran," ujar Husain Haykal.

PowerSwitch telah memberdayakan dan bekerjasama dengan lebih dari 8.000 anak muda di 27 provinsi di Indonesia untuk lebih produktif dan percaya diri sebagai garda depan field marketing.

Saat ini frontliners tidak hanya bertugas menawarkan produk, melainkan mereka juga mengumpulkan consumer insight melalui wawancara kepada para pembeli.

Penyanyi Virzha mengungkapkan rasa kagumnya kepada para frontliners.

“Sebagai representasi dari sebuah brand, mereka selalu menunjukkan sikap ramah dan menyenangkan. Frontliners paham bagaimana membangun engagement dengan konsumen sehingga komunikasinya tidak membosankan. Sebagai bagian penting dari pemasaran sebuah brand, seorangfrontliner harus bangga terhadap profesinya," ungkap Virzha.

Omar mengatakan, pihaknya ingin mengubah image profesi frontliners yang sering kali dianggap sebelah mata.

Ia berkomitmen untuk mendukung anak muda indonesia lebih mandiri dan produktif diusia muda daiam mengejar mimpi, salah satunya dengan memberikan kesempatan bekerja paruh waktu sebagai frontliners. (Lis)

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved