Senin, 13 April 2026

Ini Lima Tren Teknologi di Tempat Kerja Masa Depan

Riset tersebut menyorot pergeseran teknologi yang mendasar di tempat kerja di wilayah Asia pada tahun 2018 nanti dan beberapa tahun mendatang.

Editor: Murtopo

WARTA KOTA, PALMERAH --  Perusahaan PC Lenovo mengungkapkan pergeseran penting yang akan mendorong tren teknologi di tahun 2018 dan beberapa tahun ke depan.

Di dalam IDC InfoBrief, Enabling the Future Workspace - Agile, Intelligent, and Engaging, yang diadakan oleh Lenovo, diprediksikan bahwa demografi tempat kerja yang terus berubah dan pengadopsian teknologi yang sangat cepat akan memicu perubahan mendasar di tempat kerja dan cara kerja.

IDC InfoBrief menemukan bahwa generasi millenial di Asia, yang akan mengisi lebih dari 50% tenaga kerja di tahun 2020 nanti, akan mendorong transformasi di tempat kerja di seluruh Asia Pasifik, kecuali di Jepang.

Keahlian generasi millenial akan teknologi, digabungkan dengan tekad perusahaan untuk meningkatkan daya saing, akan mendorong pengadopsian alat untuk mengakselerasi inovasi, seperti AR dan VR,cognitive/artificial intelligence (AI), dan robotik.

Hal ini menimbulkan perilaku dan praktik baru, terutama dalam tampilan antarmuka di perangkat manusia, kolaborasi, talent practices, visualisasi, dan wawasan yang didorong oleh data.

IDC InfoBrief juga memprediksi bahwa Asia Pasifik (kecuali Jepang) akan mewakili pasar terbesar untuk akselerator inovasi, diramalkan akan mencapai lebih dari 600 miliar dolar AS di tahun 2020.

Perubahan ini akan menghasilkan norma baru di Asia Pasifik; mulai dari pendekatan untuk membeli perangkat dan cara berkolaborasi, hingga bagaimana mendapatkan dan berinteraksi dengan data.

 Lima tren teknologi teratas yang ditemukan IDC InfoBrief, itu adalah:

 1. Di tahun 2019, sebanyak 20% dari 1000 perusahaan di Asia akan mengadopsi device as a service(DaaS) dan 1% akan bertransisi sepenuhnya ke DaaS.

 2. Di tahun 2019, sebanyak duapertiga dari perangkat Windows 10 (PC dan tablet) akan diatur melalui platform unified endpoint management (UEM) dan satu dari tiga perusahaan akan mengkonsolidasi tim desktop dan manajemen mobilenya ke dalam satu unit operasional.

3. Di tahun 2020, sebanyak 40% inisiatif transformasi digital akan didukung oleh kemampuan kognitif/AI, menyediakan wawasan secara on-time untuk model operasional dan monetisasi baru.

4. Di tahun 2020, sebanyak 1000 perusahaan di Asia akan menggunakan inovasi terbuka untuk mengalokasi keahlian ke 15% dari proyek baru, bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan pengenalan produk mereka sebesar lebih dari 50%.

5. Di tahun 2020, lebih dari 20% pekerja informasi akan memanfaatkan AR di desktop atau di mobile untuk memanipulasi informasi digital, berinteraksi dengan obyek di dunia nyata, dan berkolaborasi dengan mitra kerja.

Tempat kerja yang lebih cerdas mulai terbentuk

Menurut IDC, agar tetap bersaing di tahun 2018 ke depan, perusahaan di wilayah Asia Pasifik harus melakukan pendekatan holistik untuk menciptakan kantor yang cerdas di berbagai lapisan -dari lingkungan fisik, budaya kerja, hingga teknologi.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved