Segini Tarif Laila Sari Ketika Dapat Kerjaan
"Belakangan ini sih dia (Laila) itu kalau shooting sinetron dapat Rp3-4 juta rupiah. Kalau jadi bintang tamu, itu dia dapatnya Rp2 juta," kata Darsih
Penulis: Arie Puji Waluyo |
Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO
WARTA KOTA, KARET -- Sudah kemakan usia pastinya setiap artis yang sudah cukup umur, kebanyakan mendapatkan uang dalam bekerja yang berbeda ketika dirinya bekerja di industri hiburan.
Hal itu lah yang didapatkan oleh aktris senior dan lawas Laila Sari (82). Darsih, adik ipar Laila Sari mengatakan bahwa kaka iparnya hanya menerima uang usai bekerja menjadi bintang tamu dan di sinetron stripping, paling besar Rp 4 juta.
"Belakangan ini sih dia (Laila) itu kalau shooting sinetron dapat Rp. 3-4 juta rupiah. Kalau jadi bintang tamu, itu dia dapatnya Rp. 2 juta," kata Darsih ketika ditemui di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, di kawasan Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2017).
Darsih mengaku dirinya selalu mendampingi Laila bekerja ketika usianya sudah lanjut. Sehingga ia tahu, berapa bayaran yang diterima oleh Laila ketika bekerja.
"Kadang uang segitu aja, dia (Laila) suka sisihin ke saya dan dua orang lainnya yang mengantarkannya bekerja. Yah saya sih enggak minta. Tapi banyak orang yang direpotin sama Laila," ucapnya.
Sebelum meninggal dunia, Darsih memaparkan bahwa Laila sedikit mendapatkan job dan uang. Bahkan tidak ada sama sekali.
"Sebulan belakangan ini malah enggak ada. Yah terakhir itu yang diundang ke acara Sule itu," ujar Darsih.
Taku Rumah Sakit
Adik ipar dan juga wanita yang setia menemani aktris senior dan lawas Laila Sari (82), Darsih mengatakan kakak iparnya tidak mau dibawa ke rumah sakit ketika kondisi badannya menurun.
Sebelum Laila meninggal, Darsih mengaku, dirinya bertemu dengan aktris tiga zaman tersebut, dan Laila hanya mengeluh badannya tidak enak.
"Dia (Laila Sari) cuman ngaku badannya enggak enak doang. Dia juga berpesan sejak lama, kalau dia sakit tuh dia enggak mau dibawa ke rumah sakit," kata Darsih ketika ditemui di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, di kawasan Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2017).
"Dia (Laila Sari) tuh takut buat dibawa ke rumah sakit. Makanya kalau sakit tidak pernah dibawa ke rumah sakit," tambahnya.
Darsih menambahkan, tidak mau dibawa ke rumah sakit dipesankan oleh Laila semasa hidupnya, kepada orang-orang yang dekat dengan Laila.
"Sampai sesak dan meninggal, Laila juga tidak mau dibawa ke rumah sakit. Jadi didiamkan di rumah saja," ucap Darsih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171121sebelum-meninggal-laila-sari-makan-gado-gado-dan-kerupuk_20171121_141757.jpg)