Traffic Update
Imbas Rambu VMS Roboh, Pengendara Kejebak Macet 3 Jam
Kemacetan berawal adanya kegiatan pemindahan VMS di KM 15 dengan menggunakan crane dalam pengerjaan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTA KOTA, CAWANG -- Sejumlah ruas tol Jakarta Cikampek arah Cikampek mengalami kemacetan parah imbas dari rambu elektronik Variable Message Sign (VMS) di km 15.
Kemacetan berawal adanya kegiatan pemindahan VMS di KM 15 dengan menggunakan crane dalam pengerjaan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated.
Namun, karena faktor teknis, crane gagal melakukan pemindahan dan jatuh menutup lajur 1.
Dampaknya, empat lajur arah Cikampek sempat tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
Namun saat ini semua lajur telah dapat dilewati semua golongan kendaraan.
Salah satu pengendara yang merasakan dampak kemacetan ini, Rico (34) mengaku ini kemacetan yang terparah yang ia alami. Bahkan ia terkena dampak hingga 3 jam.
"Ini macet paling parah, dari pintu keluar Cakung barat sampai lurusan terminal Pulo Gebang sejak pagi tidak gerak, padahal kurang lebih berjarak 3 km namun ditempuh hingga 3 jam," katanya saat dihubungi, Kamis (16/11/2017).
Namun menurutnya saat ini kendaraan sudah dapat bergerak, tapi imbas kemacetan juga mengular ke jalan Arteri.
Sementara itu Kepala Humas Jasa Marga, Heru Dwimawan mengatakan saat ini semua jalur sudah dapat dilewati bahkan hingga pukul 09.45 pihaknya sudah melakukan Contraflow untuk mencairkan kepadatan.
"Jasa Marga dengan diskresi dan kerjasama dengan Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas Contraflow di Km 14 sampai dengan Km 21 arah Cikampek sejak pukul 09.45 WIB," katanya.
Selain melakukan contraflow untuk mencairkan kepadatan, saat ini Jasa Marga tengah melakukan pemotongan body crane dan memposisikan crane di kondisi normal dengan menggunakan crane milik proyek Light Rail Transit (LRT) kapasitas 250 ton.
"Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi dampak kepadatan di lokasi kejadian," katanya. (M13)
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan yang masih terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 15, di antaranya sebagai berikut :
- Dari arah Tol Dalam Kota, pengguna jalan keluar di Pancoran untuk melintasi arteri Cawang-Kalimalang-Bekasi Barat hingga Bekasi Timur.
Pengguna jalan dapat kembali masuk ke Jalan Tol Jakarta Cikampek melalui Gerbang Tol (GT) Bekasi Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171116-rambu-vms_20171116_083104.jpg)