Kepala BPBD Nilai Banjir di Jakarta Kini Gampang Surut
Sebelum tengah malam, air menyurut. Jalanan yang terendam kembali normal. Air surut kurang dari 12 jam.
WARTA KOTA, GAMBIR - Kondisi Jakarta saat hujan deras dinilai sudah jauh lebih baik ketimbang lima tahun lalu.
Genangan masih terjadi, tetapi cepat surut dan tak sampai membuat warga mengungsi berhari-hari. Kepala BPBD DKI Jakarta, Jupan Royter menegaskan hal tersebut ketika dihubungi wartawan, Selasa (14/11/2017).
"Nah, sampai sekarang belum ada pengungsian kan?" ujar Jupan.
Baca: Orang dengan Masalah Kejiwaan Ini Ludahi Petugas Dinas Sosial dan Rusak Mobil Polisi
Sebelumnya pada Senin (13/11/2017) kemarin, Jakarta dikepung genangan. Sejumlah lokasi jalan, mulai dari Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, tergenang air. Lalu lintas kian semrawut setelah beberapa titik jalan terputus.
Meski demikian, kata Jupan, banjir yang terjadi di Jakarta tak berlangsung lama. Sebelum tengah malam, air menyurut. Jalanan yang terendam kembali normal. Air surut kurang dari 12 jam. Jupan menegaskan itu merupakan bukti lancarnya penanganan genangan air.
Tenda-tenda pengungsian tak lagi berdiri, perahu-perahu karet tak lagi diluncurkan, termasuk dapur umum yang lagi disiapkan.
Baca: Izin Usaha Habis Sejak September 2017, Alexis Harus Segera Tutup
Meski demikian, terhadap hal itu, Jupan mengakui untuk penanganan genangan air dan banjir di kawasan permukiman, pihaknya langsung menjadikan kantor lurah sebagai lokasi pengungsian.
"Jadi begitu ada genangan kita langsung bereaksi," kata Jupan
Hal sama diungkapkan Kasudin Tata Air Jakarta Barat Imron. Ia mengatakan, banjir kali ini tak separah seperti beberapa tahun lalu. Dalam waktu cepat, air bisa surut.
Baca: Polisi Temukan Tulang Belulang di Pabrik Kembang Api yang Terbakar, Diduga Milik Tukang Las
Imron mengakui, saat hujan mulai turun, pihaknya langsung memanasi sejumlah pompa air, menyebar pompa mobile, dan mengerahkan ratusan petugas.
Truk-truk berwarna biru bersiaga di lokasi titik banjir, membantu pengangkutan sampah yang menyangkut ke sungai.
Terhadap titik banjir yang parah, seperti di kawasan Jalan Patra, Kebon Jeruk, Imron mengatakan pihaknya harus menambah pompa sebanyak dua buah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171113banjir-rendam-pemukiman-green-garden-jakbar_20171113_194940.jpg)