Selasa, 14 April 2026

Koran Wartakota

Teriakan Balita Inipun Tak Didengar Sang Ibu

"Diduga tali yang ada di kontrakannya itu telah dipakai Novi untuk menjerat leher anaknya itu..."

Editor: Fred Mahatma TIS
PrtSc Warta Kota
KORAN Warta Kota Edisi Senin (13/11/2017). 

WARTA KOTA, KEBON JERUK --- Kasus kekerasan terhadap anak terjadi lagi. Ironisnya, pelaku adalah ibu kandungnya sendiri.

Akibatnya, GW mengembuskan napas terakhir, Sabtu (11/11) petang. Bocah yang baru berusia 5 tahun itu tewas di tangan ibunya sendiri, Novi Wanti (26).

Peristiwa tragis itu terjadi di tempat kos Novi, yakni di Jalan Asem Raya RT 006/8, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

GW tak tertolong jiwanya meski sempat dibawa ke RS Graha Kedoya, Jakarta Barat.

Menurut pemilik rumah kos, Bryan Adam, ia sempat menyaksikan Novi menganiaya anaknya GW.

Bahkan ibu muda itu sempat menyemprot sang anak dengan obat nyamuk.

"Awal mula saya tahu kejadian ini dari teriakan ojek online dan kegaduhan di kamar kos Novi di kamar 203. 'Ya Tuhan.. Ya Tuhan.. Astaga..' itu teriakan itu saya dengar," kata Bryan, Minggu (12/11) kemarin.

"Akhirnya saya pun menuju ke suara gaduh itu. Ternyata memang sudah ramai penghuni dan warga. Di saat itu, Novi terus memukuli dan menyemprot wajah anaknya walaupun warga sudah berada di lokasi," tambah Bryan.

Bryan juga mengaku sempat melihat Novi menampar anaknya dua kali.

Setelah itu, Novi mencegat ojek online yang kebetulan lewat.

Baca: Pembunuhan Balita oleh Ibu Kandung Terjadi Hanya Akibat Korban Mengompol

Baca: Balita Sekarat Diantar Ibunya Sendiri ke Rumah Sakit Naik Ojek Online

"Akhirnya, Novi dan tukang ojek online (Mariono) melarikan GW ke rumah sakit Graha Kedoya," ujar Bryan.

Melihat kondisi GW, dokter di IGD RS Graha Kedoya sempat mempertanyakan hal itu kepada Novi.

"Kala itu, dokter di IGD menanyakan penyebab GW ini terluka. Novi hanya jawab jika ia hanya menyemprotkan cairan serangga ke wajah (GW) serta membekap kepala anaknya dengan kantong plastik. Tidak hanya itu, ia mengaku ke dokter itu bahwa ia memukuli anaknya menggunakan sapu lidi," jelas Bryan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved