Minggu, 10 Mei 2026

Rasakan Atmosfer Berbeda di Penjara Bawah Tanah Museum Fatahillah

Ke manakah Anda akan menghabiskan akhir pekan? Museum Fatahillah mungkin bisa jadi pilihan.

Tayang:
WARTA KOTA/YOSIA MARGARETTA
Penjara bawah tanah di Museum Fatahillah. 

WARTA KOTA, TAMAN SARI - Ke manakah Anda akan menghabiskan akhir pekan? Museum Fatahillah mungkin bisa jadi pilihan.

Tempat bersejarah yang satu ini terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, dan dapat Anda akses dengan kendaraan pribadi, Bus Transjakarta, maupun KRL dengan tujuan Jakarta Kota.

Di Museum Fatahillah, Anda bisa menemukan ringkasan sejarah Kota Jakarta, senjata-senjata peninggalan Belanda, juga peninggalan kerajaan tempo dulu.

Penjara bawah tanah di Museum Fatahillah.
Penjara bawah tanah di Museum Fatahillah. (WARTA KOTA/YOSIA MARGARETTA)

Menariknya, di belakang Museum Fatahillah ini terdapat penjara bawah tanah yang dioperasikan pada zaman penjajahan Belanda.

Penjara bawah tanah ini terlihat gelap, dan langit-langitnya begitu rendah, sehingga ketika memasukinya kita harus menunduk.

Pihak Museum Fatahillah menambah aksen mencekam untuk pengunjung, dengan memberikan efek musik yang diputar menggunakan pengeras suara.

Baca: Mau Keliling Jakarta Gratis? Naik Saja Bus Ini

"Kita tambahin efek suara supaya berasa gitu suasana penjaranya, dulu soalnya kan emang mencekam," jelas Anto, salah satu petugas Museum Fatahillah, Sabtu (11/11/2017).

Di dalam penjara yang berukuran 6x9 meter ini, dulunya dihuni 40 hingga 50 orang, tanpa diberi makanan maupun minuman.

Terdapat juga bola-bola besi di dalam penjara, yang dulunya digunakan sebagai pemberat di kaki, agar tahanan tidak melarikan diri.

"Iya, suasananya mencekam dan hawanya enggak enak. Mungkin karena dulunya banyak tahanan yang mati di penjara ini," tutur Desi, pengunjung penjara bawah tanah yang merasakan atmosfer berbeda. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved