Koran Warta Kota
Istana Panda di Taman Safari Indonesia Siap Dibuka
Istana Panda ini menghadirkan habitat alami Cai Tao dan Hu Chun saat berada di konservasi panda di Tiongkok.
WARTA KOTA, BOGOR -- Cai Tao dan Hu Chun, panda raksasa asal Tiongkok menjadi penghuni Istana Panda di Taman Safari Indonesia (TSI) sejak akhir bulan September 2017. Keduanya siap menyapa warga Indonesia.
Berada di kawasan konservasi terpadu Taman Safari Bogor, Istana Panda Indonesia ini terletak di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut.
Bukan tanpa alasan Istana panda Indonesia di bangun di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut. Istana panda yang menempati posisi tertinggi dalam kawasan Taman Safari Bogor itu sengaja dirancang demi memunculkan lingkungan alami bagi Cai Tao dan Hu Chun.
Istana Panda ini menghadirkan habitat alami Cai Tao dan Hu Chun saat berada di konservasi panda di Tiongkok.
Dikelilingi alam pegunungan yang sejuk, daerah iembah hutan lebat, serta suhu harian yang berkisar antara 15 sampai 24 derajat Celcius, sepasang panda pun sukses beradaptasi. Keduanya terlihat nyaman dengan ekosistem baru mereka di Indonesia.
Berkolaborasi secara apik dengan Jon Coe, ahli rancang profesional kelas dunia, Istana Panda ini berada di atas lahan hutan seluas 120 hektar. Pada peta UNDP (United Nation of Development Programme), posisi dan lokasi hutan ini teiah dinyatakan sebagai kawasan penyanggah (buner zone) dari Taman Nasionai Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat.
Luas bangunan Istana Panda Indonesia sendiri mengambil lahan sekitar hanya sekitar 5.000 meter persegi, di atas bukit dengan gaya rancangan arsitektur dan taman bertema budaya gaya oriental.
Rumah baru Cai Tao dan Hu Chun di Indonesia tersebut ditengarai menjadi penyebab dua panda raksasa ini terus bertumbuh. Selama hampir sebulan, bobot dua panda raksasa ini bertambah.
"Sejak mereka datang satu bulan lalu, peningkatan berat badan mereka bertambah, Cai Tao 6 Kg dan Hu Chun 8 Kg. Kami senang, tapi ini masih dalam batas normal," kata dokter hewan Taman Safari Indonesia Ardyta Widianti kepada wartawan di lokasi, Kamis (2/11) lalu.
Saat datang ke Indonesia bobot Cai Tao 128 kg, sedangkan pasangannya Hu Chun 113 kg. Sebelum diberangkatkan dari kampung halamannya di Wolong National Nature Reserve yang terletak di Wenchuan, Provinsi Sinchuan, Tiongkok, sepasang panda ini sudah menjalani general check up.
"Saat mereka datang dan hingga saat ini mereka semua kondisinya baik dan sehat," kata dokter Dita.
30 kilogram
Untuk diketahui, sepasang panda yang menjadi penghuni Taman Safari Indonesia Cisarua Bogor ini diam-diam menghabiskan 30 kilogram bambu segar setiap harinya. "Rata-rata yang dimakan satu hari 30 kg bambu atau rebung," ujar Dita.
Untuk memenuhi pakan setiap harinya, Taman Safari Indonesia sudah menanam bambu khusus untuk pakan panda, jauh hari sebelum mereka tiba 28 September 2017 lalu.
Menurut dokter Dita, kedua panda tersebut mendapatkan jatah makan lima sampai enam kali satu hari. Setelah itu mereka menghabiskan waktu untuk tidur, bahkan sampai 13 jam. Sisanya baru untuk beraktivitas di malam hari. Bahkan berat badan panda betina, Cai Tao dan panda jantan Hu Chun bertambah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171105istana-panda-di-taman-safari-indonesia-siap-dibuka_20171105_072436.jpg)