Klinik Siloam Blu Plaza Bekasi Naik Status Jadi Rumah Sakit
Setelah setahun beroperasi, klinik Siloam Blu Plaza kini naik status menjadi Rumah Sakit (RS).
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTA KOTA, BEKASI -- Setelah setahun beroperasi, klinik Siloam Blu Plaza kini naik status menjadi Rumah Sakit (RS).
RS Siloam yang berada di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi ini kemudian diresmikan oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi pada Selasa (24/10) pagi.
Direktur Siloam Bekasi Timur, dr Nicolaas Frits Turagan mengatakan, RS ini menerapkan konsep pelayanan kesehatan di dekat pusat perbelanjaan dengan fasilitas bertaraf internasional.
Semua pelayanan dan fasilitas serta tenaga medis menjadi andalan utama di rumah sakit.
Menurut dia, pada tahap awal, rumah sakit yang menyatu dengan pusat perbelanjaan Blu Plaza ini telah dilengkapi dengan 64 kamar serta 19 tenaga medis yang meliputi 4 dokter umum, 2 dokter gigi, 2 spesialis gigi, dan 11 spesialis. Jumlah kamar maupun tenaga medis akan terus ditambah nantinya.
"Kita tingkatkan jumlah tenaga medis sampai 50 orang dan jumlah kamarnya menjadi di atas 100 kamar," kata Nicolaas pada Selasa (24/10).
Dia mengatakan, di lahan seluas 5.000 meter persegi itu terdapat layanan gawat darurat 24 jam, rawat inap, rawat jalan, rawat intensif care, operasi minor, hemodialisa yang didukung dengan peralatan yang modern.
"Hampir semua pelayanan rumah sakit tipe C, bahkan kita akan ke tipe B itu kita akan penuhi sesuai dengan standar pemerintah," ujar Nicolaas.
Pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan dari dokter spesialis di rumah sakit ini tidak perlu khawatir.
Sebab, Siloam telah menyediakan beberapa dokter spesialis seperti spesialis bedah, penyakit dalam, anak, bedah mulut dan bedah tulang.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menambahkan, dengan kehadiran RS Siloam, maka jumlah rumah sakit swasta yang bermitra dengan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik daerah bertambah menjadi 40.
“Saya harap rumah sakit Siloam Bekasi Timur ini bukan hanya menambah jumlah rumah sakit swasta, tapi memberikan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Rahmat
Menurut Rahmat, bertambahnya jumlah rumah sakit swasta karena pihaknya berkomitmen untuk memberikan jaminan dan kepastian hukum kepada pihak swasta yang mau menanamkan modalnya di Kota Bekasi.
Caranya bermacam-macam, dari memberikan rasa aman, menambah jaringan jalan baru hingga pembenahan infrastruktur di wilayah setempat.
“Kita pastikan kenyamanan investor untuk investasi disini, sehingga bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD),” ujar Rahmat. (faf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171024klinik-siloam-blu-plaza-bekasi-naik-status-jadi-rumah-sakit2_20171024_161814.jpg)