Rabu, 29 April 2026

Soal Reklamasi, Luhut Bilang Dirinya Lebih Tua Dari Sandiaga

Menko Luhut menganggap pencabutan moratorium tersebut merupakan tindak lanjut dari sudah diselesaikannya persyaratan para pengembang

Tayang:
Editor: Ahmad Sabran

WARTA KOTA, JAKARTA- "Pak Sandi udah datang ke saya, udah kita omongin. Beliau janji mau kita briefing, dua kali janji, dua kali dibatalkan, abis gimana? Bagaimanapun saya lebih tua dari dia,"

Begitulah kata Menteri Koordinator Kemaritiman, Jend. TNI. Purn. Luhut Binsar Panjaitan ketika dikonfirmasi mengenai pencabutan moratorium reklamasi sebelum Anies dan Sandi dilantik Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Menko Luhut menganggap pencabutan moratorium tersebut merupakan tindak lanjut dari sudah diselesaikannya persyaratan para pengembang yang harus dipenuhi sebelum membangun wilayah tersebut.

Lebih jauh, mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) itu menegaskan, bahwa pencabutan moratorium tersebut telah melalui prsoes yang menurutnya profesional, termasuk kajian dari lembaga independen.

Menko Luhut menyatakan siap untuk menampun aspirasi yang bisa dipertanggungjawabkan mengenai reklamasi tersebut.

Bila memang ada kakurangan dan kendala bisa didiskusikan. Dirinya mengimbau, agar jangan menghabiskan waktu dan tenaga unutk perbedaan yang sifatnya tidak membangun.

Balas dengan candaan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (Sandi), justru melontarkan candaan ketika ditanya soal kemarahan Menko Maritim karena Sandi mangkir dari 2 undangan pertemuan membahas reklamasi.

"Kayak yang ini ya, full drama queen," kata Sandi kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com sambil tersenyum lebar di sela memantau SDN 07 Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/10/2017).

Drama queen merupakan kalimat untuk menyebut seseorang yang kerap marah berlebihan untuk suatu hal yang tak terlalu perlu dipermasalahkan.

Sandi mengatakan tahu betul mandat dari warga Jakarta bahwa Anies-Sandi mesti menghentikan reklamasi pulau.

Tapi Sandi juga mengatakan segalanya mesti dikaji baik-baik terkait kelanjutan reklamasi.

"Tidak boleh tergesa-gesa. Kita pastikan semuanya ini untuk kemajuan bersama," ujar Sandi dengan suaranya yang khas, berat dan serak.

Sandi juga mengatakan bahwa Pemerintah Pusat dan Daerah sama-sama memiliki niat baik soal reklamasi pulau.

Sandi menggambarkan Pemerintah pusat dan daerah dengan kata 'kita'.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved