Rabu, 13 Mei 2026

Bulan Tertib Trotoar

10 Peremajaan Trotoar di Jaksel Rampung Akhir Tahun

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan tengah mengebut proses peremajaan dan pembangunan trotoar di 10 titik berbeda.

Tayang:
Warta Kota/Banu Adikara
Pelebaran trotoar di Jalan Prapanca, Senin (16/10/2017) 

Laporan Wartawan wartakotalive.com Banu Adikara

WARTA KOTA, MAMPANG PRAPATAN - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan tengah mengebut proses peremajaan dan pembangunan trotoar di 10 titik berbeda.

Proyek peremajaan dan pembangunan trotoar sendiri sudah dimulai sejak Agustus 2017 kemarin lantaran sedikitnya ruang gerak bagi pejalan kaki.

Di Jalan Prapanca, Mampang Prapatan misalnya.

Adanya pembangunan fly over di sepanjang jalan dari depan kantor Wali Kota Jakarta Selatan hingga perempatan Cipete menuju TB Simatupang membuat jalur trotoar terkena imbasnya.

Adanya tiang-tiang penyangga fly over di sejumlah titik trotoar akhirnya menyulitkan pejalan kaki. Mereka terpaksa harus turun ke badan jalan sejenak.

Hal ini bukan hanya menyulitkan, tapi juga bisa membahayakan pejalan kaki karena bisa tersenggol, atau bahkan tertabrak kendaraan yang sedang melaju kencang.

Baca: Gaya Ngebossi Anies Dibully Netizen dan Dibandingkan dengan Jokowi, Simak Videonya

"Rata-rata trotoar yang sedang dibangun memang sebetulnya sudah ada sebelumnya, tapi memang tidak cukup nyaman untuk pejalan kaki, " ujar Kasie Prasarana Jalan Dan Jaringan Utilitas Bina Marga Jakarta Selatan, Agus Indroyono.

Agus memaparkan, saat ini 10 titik yang tengah dikerjakan bukan hanya sekadar diremajakan, tapi juga diubah konstruksinya.

"Kalau yang sekarang lebar trotoar cuma 1,5 meter, kami lebarkan nanti jadi 3 meter, " kata Agus.

Agus menambahkan, permukaan trotoar yang selama ini berupa paving block nantinya juga akan diganti dengan ubin.

Ubin tanggal dipilih, kata Agus, nantinya akan berwarna kuning.

"Tujuannya dipilih warna kuning untuk membantu para penyandang disabilitas low vision agar mereka bisa lebih mudah melihat trotoar. Kalau permukaannya paving block, warnanya cenderung sama dengan jalanan, sehingga cukup sulit bagi mereka yang punya pengelihatan kurang untuk membedakan, " kata Agus.

Selain itu, di trotoar nanti juga akan dipasang sarana pemandu untuk para penyandang tuna netra.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved