Jumat, 1 Mei 2026

Disalahkan DPRD Soal Keterlambatan Pengerjaan Underpass Matraman, Begini Penjelasan Kontraktor

DPRD DKI Jakarta kecewa dengan pengerjaan proyek underpass Matraman yang bakal terlambat rampung.

Tayang:
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Bentuk kabel minyak tua milik PLN yang menghambat pengerjaan proyek underpass matraman-salemba. 

Lokasi pengerjaan borepile dan penggalian berada di tengah persimpangan matraman.

"Jadi awalnya diperkirakan lokasi kabel berada di tepi jalan," kata Jaliyul.

Tapi begitu pengerjaan borepile dimulai Maret 2017, ketakutan PLN muncul.

Borepile berupa pemancangan yang akan jadi tiang-tiang underpass.

Saat penggalian dilakukan di bagian tengah lokasi proyek, kontraktor rupanya menemukan kabel melintang.

Ketika itu pengerjaan sempat dihentikan dan didampingi PLN.

"Saat itulah diketahui kabel tua itu ternyata posisinya tak benar-benar dipinggir. Tapi ada juga yang melintang di lokasi proyek," kata Jaliyul.

Beberapa metode pernah dibicarakan untuk membiarkan kabel tetap disitu dan pengerjaan tetap berjalan.

Namun tak bisa dilakukan lantaran kabel minyak tua cenderung sensitif terhadap tekanan.

Makanya, kata Jaliyul, pihaknya terpaksa bekerja di lokasi dimana tak mengganggu kabel.

Hasilnya cukup baik sampai Oktober 2017. Dari total 1.948 borepile yang mesti dipasang, kini hanya kurang 65 titik lagi yang belum dipasang.

"Untuk sisi utara yang terganggu kabel, sisa tinggal 42 titik lagi," kata Jaliyul.

Tapi titik-titik dimana kabel berada sama sekali tak bisa lagi diakali. Satu-satunya jalan adalah menunggu pemindahan kabel oleh PLN.

Menurut Jaliyul, PLN kini sedang mengadakan lelang untuk proyek pemindahan kabel sepanjang 390 meter itu.

"Katanya paling cepat November 2017 bisa berjalan proyek pemindahan kabelnya. Tapi paling lambat Februari 2017," jelas Jaliyul.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved