Terkait Kebakaran di Cinere Bellevue Mall, Profesionalitas Dinas Damkar Dipertanyakan
"Ada kejanggalan dalam kebakaran di sana. Ini bisa dilihat dari pernyataan Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok.."
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Fred Mahatma TIS
WARTA KOTA, DEPOK --- Terkait kebakaran di pusat perbelanjaan Cinere Bellevue Mall (CBM) yang menyatu dengan apartemen Cinere Bellevue Suites (CBS), Rabu (4/10/2017) lalu, Partai Solidaritas Indonssia (PSI) Kota Depok turut angkat bicara dan mempertanyakan profesionalitas Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok dalam menanganinya.
Hal itu diungkapkan Ketua DPP PSI Kota Depok Ferry Batara, Kamis (12/10/2017).
Baca: Dinas Damkar Soal Tak Adanya Penanggulangam Kebakaran di Cinere Bellevue
"Ada kejanggalan dalam kebakaran di sana. Ini bisa dilihat dari pernyataan Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Yayan Aryanto, yang inkonsisten atau tidak konsisten," kata Ferry.
Menurut Ferry, di satu sisi, Yayan menyatakan alarm dan hydrant berfungsi dengan baik, namun di sisi lain Yayan mengatakan sejak empat tahun lalu apartemen Cinere Bellevue Suites tidak memiliki sistem manajemen pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang baik dari pihak pengelola atau pengembang.
“Ini menjadi catatan agar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kota Depok mesti lebih profesional ke depannya. Karena ini berhubungan dengan keselamatan atau nyawa warga," kata Ferry.
Baca: Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Dalam Kebakaran di Cinere Bellevue Mall
Ferry juta meminta kepada aparat yang berwenang untuk melakukan penyelidikan mendalam dengan objektif.
"Dan jika ditemukan pelanggaran, jangan ragu untuk memberikan sanksi yang setimpal. Selain itu, komitmen penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Manajemen Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran harus dikawal serius oleh Pemkot, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota," katanya.
Hal tersebut kata Ferry, dapat dimulai dengan memeriksa kembali gedung-gedung tinggi di Depok.
"Apakah semuanya sudah memenuhi yang disyaratkan Perda tersebut? Atau jangan-jangan semuanya tidak memenuhi syarat," tuturnya.
Sebab kata dia, mencegah lebih baik daripada menangani dalam hal kebakaran.
"Jangan sampai seperti sekarang, ketika terjadi kebakaran, malah menguak banyak kekeliruan dan mencari pembenaran atau bahkan saling menyalahkan,” katanya.
Seperti diketahui kebakaran melanda pusat perbelanjaan Cinere Bellevue Mall (CBM) yang menyatu dengan apartemen Cinere Bellevue Suites (CBS) di Jalan Merawan, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Rabu (4/10/2017) malam.
Api berasal dari ruang genset di basemen yang merembet ke ruang mal. Karena kebakaran, asap pekat sempat memenuhi apartemen dan membuat beberapa penghuni terjebak.
Bahkan sampai Kamis (5/10/2017) malam, titik api di CBM masih ada dan petugas Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok terus melakukan pemadaman dan pendinginan. Pemadaman dan pendinginan akhirnya rampung Jumat (6/10/2017) pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171009polisi-dalami-dugaan-kelalaian-dalam-kebakaran-di-cinere-bellevue-mall1_20171009_185106.jpg)