Selasa, 14 April 2026

VIDEO: Ini Pernyataan Pengelola Cinere Bellevue Mall Terkait Kebakatan

Ia juga meluruskan banyak pemberitaan yang menyebutkan bahwa prosedur keamanan dan penyelamatan gedung tidak sesuai SOP yang ada.

Penulis: Budi Sam Law Malau |

WARTA KOTA, DEPOK -- Managing Director PT Megapolitan Developments (MD) Ronald Wihardja menuturkan pihaknya kini memfokuskan pada kenyamanan para penghuni apartemen Cinere Bellevue Suites (CTS) dan tenant mal Cinere Bellevue Mall (CBM), yang dikelolanya paska kebakaran yang menimpa mal, Rabu (4/10/2017) malam lalu.

Saat ini kata dia, para penghuni apartemen di tower B diungsikan ke sejumlah hotel terdekat dari Cinere, baik di Depok atau Jakarta Selatan. Biaya inap mereka juga akan ditanggung pihaknya.

"Dari data kami sudah ada sekitar 132 penghuni apartemen yang melapor dan menginap di sejumlah hotel di Depok dan Jakarta. Saat ini prioritas dan fokus kami ada menjamin kenyamanan mereka termasuk tenant mal," kata Ronal dalam jumpa pers di Kantor Marketing Gallery PT MD di Jalan Merawan, Cinere, Depok, Jumat (6/10/2017).

Menurutnya yang terutama bagi pihaknya selaku pengembang dan pengelola, semua penghuni apartemen yang sempat terjebak asap di lantai atas berhasil terselamatkan.

"Karenanya kami mengucapkan terimakasih kepada kepolisian dan terutama Dinas Damkar dan Penyelamatan Depok atas usaha mereka menyelamatkan penghuni. Keselamatan mereka jadi hal utama bagi kami selaku pengembang dan pengelola," kata Ronald.

Ia juga meluruskan banyak pemberitaan yang menyebutkan bahwa prosedur keamanan dan penyelamatan gedung tidak sesuai SOP yang ada.

"Kami mau meluruskan hal itu dan secara teknis biar dijelaskan Dinas Damkar dan polisi yang kami undang juga hadir dalam konpers ini," katanya.

Mengenai penyebab dan pemicu kebakaran kata Ronald pihaknya tidak ingin berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Polri.

"Soal penyebabnya kami menunggu hasil analisa forensik Polri dan pihak berwenang lainnya. Kami tidak ingin berspekulasi atas hal ini dan akan membantu polisi mendalami dan menyelidiki penyebabnya," kata Ronald.

Kapolsek Limo AKP Iskandar yang hadir dalam konpers mengatakan rencananya tim Puslabfor Mabes akan memeriksa lokaso kejadian Jumat sore.

Menurutnya pemeriksaan akan bisa dilakukan jika seluruh lokasi kebakaran sudah mendingin. "Intinya kami sudah buat LP peristiwa kebakaran ini dan menunggu tim Labfor Mabes Polri melakukan pemeriksaan," kata Iskandar.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Depok Yayan Aryanto mengatakan untuk sementara diketahui asal api dari ruang genset di basement gedung. Diduga katanya ada korsleting listrik di sana dan membuat api muncul membakar ruang genset yang merembet ke toko tenant diatasnya.

"Dari pemeriksaan kami, api muncul pertama kali dari ruang genset. Diduga ada korsleting di sana dan ruang genset terbakar," katanya.

Usai memberikan pernyataan konferensi pers (konpers) terkait kebakaran di pusat belanja Cinere Bellevue Mall (CBM) yang menyatu dengan apartemen Cinere Bellevue Suites (CBS) ini berakhir ricuh.

Penyebabnya sejumlah penghuni apartemen dan tenant mal yang hadir protes atas sejumlah pernyataan pihak pengelola dan pihak terkait dari Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok serta Polsek Limo, dalam konpers tersebut.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved