Hanin Minta Maaf setelah Payung Teduh Protes
Dia dinilai telah mengambil keuntungan dari lagu milik Payung Teduh, beberapa hari lalu, dijawab Hanin dengan permintaan maaf.
Singkat, Anji hanya memberikan semangat kepada Hanin dengan menuliskan kalimat maju terus dek.
Beragam komentar yang dituliskan netizen sangat beragam, sebagian besar menyindir jika aksi Is, sapaan akrab mohammad Istiqamah Djamad, hanya bentuk kecemburuan lantaran video Hanin lebih populer dibandingkan video resmi dari channel Payung Teduh.
Original artis nya iri kali ya karna versi covernya lebih meledak dr versi asli.. hahaa. liat tuh artis2 besar internasional gak punya waktu ngurusin org yg mengcover lagunya.
Hanin kan gak menjualnya di itunes atau sportify.
Harusnya, kalian bersyukur ada yg mmpopulerkan lagu kalian.. mempromosikan scara gratis. scara ya hanin punya hampir sejuta subscribers di chanel youtube nya.
Demikian tulis Matthewjkt, yang langsung diberondong puluhan komentar dari pendukung Payung Teduh.
Seperti diketahui sebelumnya, Polemik cover lagu tengah diperbincangkan ramai youtuber, khususnya cover artis saat ini. hal gtersebut bermula dari ungkapan kekecewaan Vokalis Payung Teduh, Mohammad Istiqamah Djamad tentang cover artis, Hanin Dhiya yang dinilai telah mengambil keuntungan dari lagu milik Payung Teduh.
Dalam akun Instagramnya @pusakata, pria yang akrab disapa Is itu menyampaikan kekecewaannya dan berharap agar aksi komersial terhadap lagu Akad dapat dihentikan.
"Terima kasih buat apresiasi teman teman terhadap lagu Akad. Namun tolong lebih bijak lagi ya. Yang setuju monggo. Bantu regran," tulisnya dalam postingan.
Geramnya Is pun terlihat dalam video berdurasi kurang dari satu menit yang sudah ditonton lebih dari 109.132 kali hingga Selasa (3/10/2017).
Is menegaskan kepada cover artis untuk menghentikan eksploitasi lagu Akad, apabila masih diteruskan dirinya mengancam takan mendatangi mereka.
"Sebenarnya saya sudah menahan diri bersama temen-temen dari Payung Teduh dan manajemen untuk tidak membuat video sejenis ini. Tapi melihat betapa brutalnya aktivitas digital terhadap lagu Akad. Terima kasih atas penyambutan lagu Akad-terima kasih atas apresiasi kalian. Tapi ada yang sudah produksi, ada yang sudah rekaman, sudah jualan di iTunes, tanpa seizin kami, lalu perform di tv tanpa seizin kami, nggak papa, masalahnya cuma ijin aja, tapi ketika lebih jauh, ya mohon maaf kami harus bersikap," jelasnya, dalam video.
"Jadi, saya imbaukan kepada teman-teman yang belum bertindak. Kayak di youtube sudah banyak banget yang sudah meraup keuntungan, biar kita tertibin aja sih. Tolong dibantu apresiasi kita supaya lebih bijak lagi, bagi yang sudah kadung berproduksi, tungguin kami akan kita samperin," tutupnya.
Melihat lebih jauh fenomena tersebut, Warta Kota mencoba melihat channel youtube milik Hanin Dhiya, khususnya video cover lagu Akad.
Walau video terlihat sederhana, video tersebut telah ditonton lebih dari 31 juta kali dan disukai sebanyak 336.000.
Angka itu melebihi perolehan video resmi dalam channel Payung Teduh Official yang ditonton sebanyak 22 juta kali dan disukai 206.000 hingga Selasa (3/10/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/payung-teduh_20171003_164744.jpg)