Senin, 13 April 2026

Doa Syahrini Terkabul Saat Diperiksa Penyidik Bareskrim

"Tidak ketemu (dengan para tersangka), dan tak mau ketemu, dan Alhamdulillah (sama) Allah tak dipertemukan. Okay?" ujar Syahrini di Kantor Bareskrim

Warta Kota/Nur Ichsan
Syahrini dan adik sekaligus manajernya, Aisyahrani, saat menggelar konfrensi pers di Bandara Hotel, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pada Minggu (26/3/2017) siang. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, GAMBIR -- Saat memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri selama 1 jam, Syahrini mengaku berharap agar dirinya tak dipertemukan dengan ketiga bos First Travel yakni pasangan suami istri Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan serta Kiki Hasibuan.

"Tidak ketemu (dengan para tersangka), dan tak mau ketemu, dan Alhamdulillah (sama) Allah tak dipertemukan. Okay?" ujar Syahrini di Kantor Bareskrim, Gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (27/9).

Sebanyak 18 pertanyakan yang diajukan oleh para penyidik Bareskrim seputar kerjasama yang dilakukannya dengan pihak First Travel dengan cara mengunggah kegiatan hariannya saat berada di luar negri melalui media sosial Instagram.

"Saya kerja sama dengan mendapatkan diskon, dengan cara satu kali posting (di Instagram) setiap hari, setiap saya makan dan ketika saya di Madinah," ujarnya.

Sementara itu, adik sekaligus manajer Syahrini, yakni Aisyahrani menjelaskan bahwa keluarganya yang berangkat umrah dengan menggunakan jasa First Travel hanya 12 orang saja termasuk Syahrini.

Dari 12 orang tersebut, hanya Syahrini yang mendapatkan diskon 50 persen lantaran kerjasama yang dilakukan oleh kedua belah pihak.

"Satu hal lagi, yang berangkat (umrah) itu bukan 18 orang, keluarga saya itu (ada) 12 orang, sebagian lagi yang 5 orang itu tim dari FT. Jadi yang berangkat 12 orang termasuk anak-anak saya. Jadi beritanya 18 orang diumrohkan gratis dengan fasilitas VVIP itu salah, yang berangkat hanya 12 orang bukan 18 orang, tolong ya," ujar Aisyahrini.

Ini dia kerja sama Syahrini dengan First Travel 

Syahrini juga kesal diberitakan mengenai dirinya yang ikut tersangkut kasus penipuan jasa pemberangkatan umroh, yang dilakukan oleh First Travel.

Dengan lantang, ia menjawab bahwa dirinya tidak mengenal siapa pemilik First Travel, yang dimaksud adalah Anniesa Hasibuan dan kawan-kawannya.

"Saya tidak kenal dengan yang bersangkutan (Anniesa Hasibuan). Saya tidak kenal baik, saya hanya kenal satu kali di airport saat berangkat. Jangan mengait-mengaitkan saya dengan tersangka," kata Syahrini, usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

Mantan duet Anang Hermansyah itu mengungkapkan dirinya kesal bahwa ia mendapat pemberitaan kepergian umrohnya beberapa waktu lalu, mendapatkan endorse oleh First Travel.

"Semuanya, keluarga saya membayar secara resmi kepada First Travel. Kemudian juga sistem kami adalah kerjasama. Saya juga keliling dunia kemanapun saya enggak pernah diendorse apalagi urusan ibadah. Masa saya diendorse," ucapnya dengan nada tinggi.

"Saya datang, memenuhi panggilan bareskrim untuk menjawab pertanyaan yang disinyalir semuanya bohong dan tidak benar," tambahnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved