Sopir Ambulans Itu Minta Rp 2 Juta ke Ayah Bayi Berlin
Karena ada perbedaan nama yang tercantum di pendaftaran dan kartu BPJS, oknum sopir ambulans RSUDAM minta Rp 2 juta untuk memperpendek urusan.
Setelah mendapat informasi, pihaknya langsung meminta izin kepada Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengingat perjalannya cukup jauh.
"Ternyata mendapat persetujuan oleh beliau untuk mengantarkanya dan petugas yang mengantarkan adalah bernama Jefri," ujarnya.
Jefri Irwansyah, sopir ambulans yang mengantar jenazah Berlin, mengaku iba dengan kondisi keluarga Ardiansyah.
Ia pun mengantarkan keluarga tersebut ke Dusun Labuhan Dalam, Desa Gedung Nyapah, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara.
Jefri mengatakan, sekitar pukul 20.30 WIB pihaknya sudah sampai di Desa Bumi Agung.
"Kalau perjalanan dari Bandar Lampung berangkat sekitar pukul 17.15 WIB. Jadi kurang lebih perjalanan memakan waktu 3 jam lebih," ujar Jefri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170921-ibu-gendong-jenazah-anak-naik-angkot-1_20170921_145230.jpg)