Empat Tersangka Kasus 'Gladiator' Terancam 15 Tahun Penjara

Kepolisian Kota Bogor menyebutkan, empat tersangka kasus 'gladiator' yang menewaskan seorang siswa SMA di Bogor terancam hukuman 15 tahun penjara.

Empat Tersangka Kasus 'Gladiator' Terancam 15 Tahun Penjara
Tribun Bogor
Peti jenazah korban duel ala Gladiator di Bogor berhasil diangkat dengan kondisi masih utuh 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kepolisian Kota Bogor menyebutkan, empat tersangka kasus "gladiator" yang menewaskan seorang siswa SMA Budi Mulya Kota Bogor, Jawa Barat yang telah ditangkap terancam hukuman 15 tahun penjara.

"Tersangka dijerat Pasal 80 (3) junto 76 c Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2017 tentang perubahan UU 23 Tahun 2002 tentang perlindungan, ancaman 15 tahun penjara," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, di Mapolresta Bogor, Kamis.

Di antara empat tersangka yang sudah tertangkap, tiga di antaranya berstatus pelajar, yakni BV, HK, MS. Satu tersangka lagi, TB, sudah tidak bersekolah lagi.
Keempatnya ditangkap di tiga lokasi berbeda yakni Yogyakarta, Bandung dan Bogor pada Rabu kemarin. Mereka ditangkap di rumah masing-masing tanpa perlawanan.

Ulung menyebutkan akan ada pendampingan bagi para tersangka selama proses hukum berjalan mengingat statusnya termasuk anak di bawah umur.

"Pelaku ada yang masih berstatus anak di bawa umur. Ada perlakuan khusus. Sesuai undang-undang perlindungan mereka diberi pendampingan," kata Ulung.

Selain empat tersangka, polisi masih memburu otak dari tawuran pelajar ala "gladiator" tersebut. Satu tersangka atas nama Ferri masih dalam penyelidikan berdasarkan analisis CDR dan atas nama Tobing yang dalam pencarian.

Kasus perkelahian satu lawan satu antara kelompok siswa SMA Budi Mulia dan siswa SMA Mardi Yuana di Bogor terjadi pada 29 Januari 2016. Peristiwa tersebut menewaskan Hilarius Christian Even Raharjo dari SMA Budi Mulya.

Duel antarkelompok siswa tersebut berlangsung pada pukul 15.00 WIB di Taman Palupuh, belakang SMAN 7 Kecamatan Bogor Utara.

Kejadian tersebut memakan korban Hilarius. Setelah menghadapi BV ia tidak sadarkan diri. Seketika teman-teman korban membawanya ke rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor.

"Korban dibawa ke RS Azra pukul 16.30 WIB. Dokter rumah sakit tersebut menyatakan korban telah meninggal dunia," ujar Kasat Reskrim Polresta Bogor, Kompol Choerudin.

Choerudin menambahkan penangkapan keempat tersangka dilakukan berdasarkan keterangan para saksi yang dikumpulkan petugas.

"Dibantu juga informasi dari masyarakat dan Polda Jawa Barat, data tersangka bisa kita telusuri dan kita lakukan penangkapan di rumah masing-masing, tanpa ada perlawanan," kata Choerudin.

Editor:
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved