Perut Wanita Membuncit Meski Tidak Sedang Hamil, Kenapa? Ternyata Ini Penyebabnya
Hal ini tentu saja dapat mengurangi rasa percaya diri saat pergi atau mengenakan baju tertentu.
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, penyebab perut menjadi buncit adalah perut kembung.
Hal ini bisa diminimalisir dengan mengurangi makanan seperti kacang-kacangan, brokoli, apel dan makanan yang mengandung sorbitol pengganti gula.
Makanan tersebut sangat lambat untuk dicerna oleh tubuh dan bisa melepaskan sejumlah gas belerang saat melewati usus.
Selain itu, ubahlah kebisaan untuk mengunyah makanan lebih lembut.
Sebab, makanan yang masih kasar ketika masuk ke dalam usus akan menghasilkan gas dan membuat perut kita membesar.
3. Menderita penyakit seliaka
Penyakit seliaka merupakan gangguan kekebalan tubuh kronis yang dipicu oleh gluten.
Penyakit ini bisa merusak haringan usus kecil yang menghalangi kemampuan usus untuk menyerap nutrisi.
Salah satu gejala penyakit seliaka ini adalah perut menjadi kembung dan membesar.
4. Fluktuasi hormonal
Salah satu perut membasar salah satunya yakni karena pramenstruasi atau tahap awal kehamilan.
Selama kehamilan dan sesaat sebelum menstruasi kadar hormone progesterone akan meningkat dan memperlambat gerakan usus.
Hal ini pun membyat makanan yang melintas menjadi lebih lambat dan menyebabkan kembung pada perut.
Agar gejala kembung mereda, sebaiknya berjalan selama 30 menit per hari.
Selain itu, minumlah banyak cairan dan lebih banyak mengonsumsi buah, sayuran dan biji-bijan untuk menghindari sembelit.
(Nova.id/Laili Ira Maslakhah/Tidak Hamil tapi Perut Membesar? Ternyata Ini Penyebabnya!)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170920-buncit-perut_20170920_143614.jpg)