Terkait Meninggalnya Bayi Debora, RS ini Bisa Terkena Sanksi
Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menyatakan tetap akan melakukan investigasi terkait kasus meninggalnya bayi bernama Debora di rumah sakit ini.
WARTA KOTA, KALIDERES -- Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas Purnomo Rini, mengatakan, pihaknya memang telah mendapatkan klarifikasi dari pihak Direktur Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kalideres, menyusul kasus meninggalnya seorang bayi bernama Debora Simanjorang di RS tersebut.
Namun pihak Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menyatakan tetap akan melakukan investigasi terkait kasus tersebut.
Sebelumnya sebuah informasi yang menjadi viral di media sosial, menyebutkan bahwa Debora tidak mendapatkan pelayanan dari Rumah Sakit karena tak punya biaya.
Baca: Dinas Kesehatan DKI Bakal Investigasi Kasus Kematian Bayi Debora Simanjorang
"Senin kami pertemuan untuk klarifikasi dan kronologis yang detail. Kami undang ke Sudin Kesehatan Jakarta Barat," kata Weningtyas saat dihubungi Warta Kota, Sabtu (9/9).
Dia menambahkan, Dinas Kesehatan DKI bersama Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan Binwasdal akan menentukan kasus tersebut merupakan pelanggaran atau tidak.
Baca: Bayi Miskin Tewas di Rumah Sakit, RS Mitra Keluarga Akui Tak Terima Pasien BPJS
Kalau terbukti melanggar, maka rumah sakit tersebut akan dikenakan sanksi tegas.
"Nanti baru ditentukan apakah ada kesalahan. Apa itu kesalahan administrasi atau teknis," ucap Wenungtyas.
Sanksi tegas itu, menurutnya, dapat berupa surat teguran kepada pihak RS. Namun dia belum bisa menyimpulkan bersalah atau tidaknya RS.
"Bisa dikenakan sanksi administrasi seperti teguran lisan sampai surat peringatan," ujarnya
Baca: Wanita Hamil 3 Bulan Bikin Syok Keluarga Ternyata Bayinya Seperti Ini
Sebelumnya beredar kisah sebuah keluarga yang menggambarkan sulitnya mendapatkan pelayananan kesehatan di Jakarta.
Pasangan suami isteri Rudianto Simanjorang dan Henny Silalahi harus tertimpa kepedihan setelah anak mereka, Debora Simanjorang, meninggal dunia menyusul tidak dilayaninya sang bayi oleh salah satu rumah sakit di Kalideres, Jakarta Barat.
Kisah keluarga Simanjorang itu ditulis oleh seoang penulis bernama Birgaldo Sinaga dan beredar di media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151103-mayat-bayi_20151103_155221.jpg)