Rabu, 8 April 2026

Satu Keluarga Tinggal di Bekas Kandang Sapi, Karena Himpitan Ekonomi

Sungguh memprihatinkan nasib keluarga Suryanto (30), warga Desa Kampung Pulau Singkayang, Kecamatan Rengat.

Tribun Manado
Bekas kandang sapi digunakan Suryanto, warga Desa Kampung Pulau, Singkayang, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu ini digunakan sebagai tempat tinggal dirinya bersama istri dan seorang anaknya, Kamis (7/9/2017). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Sungguh memprihatinkan nasib keluarga Suryanto (30), warga Desa Kampung Pulau Singkayang, Kecamatan Rengat.

Karena himpitan perekonomian, Suryanto beserta istri dan satu orang anaknya harus tinggal di bekas kandang sapi.

Informasi soal keluarga tak mampu ini sebelumnya sudah tersebar di media sosial.

Kamis (7/9/2017) pagi, Tribunekanbaru.com bersama mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indragiri, Jefri menyempatkan untuk mengunjungi rumah Suryanto yang dahulunya merupakan bekas kandang sapi itu.

Berjarak sekitar lima kilometer dari pusat Kecamatan Rengat, melewati perkampungan warga di Desa Kampung Pulau, menelusuri jalan beton yang hanya bisa dilewati sepeda motor kami tiba di rumah Suryanto.

Pertama kali sampai, tampak jelas bangunan yang terbuat dari kayu tua berukuran empat kali lima meter beratap rumbia yang merupakan tempat tinggal Suryanto bersama keluarganya.

Di sekelilingnya tumbuh pohon kelapa sawit berumur kisaran delapan hingga sepuluh tahun.

Tentu itu bukan milik mereka, karena mereka hanya menumpang di atas tanah dan bekas kandang sapi itu.

Saat mengetahui mendapatkan tamu, Suryanto beserta istrinya langsung menyalami kami.

Tangannya lengket dan menghitam karena getah, katanya baru mengupas pinang.

Menjadi pengupas pinang merupakan pekerjaan sehari-hari Suryanto, kadang ia juga membersihkan kebun orang dan mencari kayu bakar.

Pekerjaan itu ia lakukan agar bisa membeli beras dan kebutuhan keluarganya.

"Di sini kami hanya menumpang pak, upah mengupas pinang dari Paman saya," katanya.

Lebih kurang sudah setahun Suryanto tinggal di rumah tersebut.

Suryanto tidak berpendidikan serta memiliki keterbatasan untuk membaca, menulis dan berhitung.

Sumber: Tibun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved