Kamis, 9 April 2026

BNN: Pasar Narkoba Menyasar Kaum Pelajar Tangerang

Peredaran narkotika sudah merajarela. Bahkan generasi milenial saat ini menjadi pasar menjanjikan dari bisnis barang laknat tersebut.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Polrestro Tangerang melakukan pemusnahan barang bukti narkoba hasil pengungkapkan kasus pada medio Agustus 2017. 

Laporan Wartakotalive.com Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG - Peredaran narkotika sudah merajarela. Bahkan generasi milenial saat ini menjadi pasar menjanjikan dari bisnis barang laknat tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, AKBP Akhmad. Ia mengungkapkan transaksi narkotika saat ini menjalar kepada kaum pelajar.

"Sekarang peredaran narkoba sudah masuk ke sekolah - sekolah di Tangerang. Pelajar menjadi market atau pasarnya bagi para bandar," ujar Akhmad saat berbincang santai dengan Warta Kota dalam acara pemusnahan narkotika di Mapolrestro Tangerang pada Selasa (5/9/2017).

Menurut Akhmad bahkan penyebaran barang haram itu tak hanya mewabah ke tingkat pelajar SMA. Anak SD pun kerap dijadikan sasaran dalam peredaran narkotika ini.

"Modusnya itu narkoba dijadikan seperti permen. Agar anak - anak suka dan ketagihan," ucapnya.

Sementara itu untuk kaum pelajar SMA, para bandar memberikan narkoba secara gratis.

Generasi bangsa ini dicekoki oleh para pelaku guna meraup pundi - pundi keuntungan.

Baca: Adik Kandung Kapolsek, Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Depok

"Bandar memberikan narkoba secara gratis kepada pelajar selama dua pekan. Kemudian dibuat menjadi ketagihan dan ketergantungan," kata Akhmad.

Akhmad menyatakan jajarannya banyak menemui kasus - kasus tersebut.

Namun pihaknya terbentur kendala guna memutus mata rantai peredaran narkotika dalam lingkaran para pelajar.

"Kami terkendala di Kota Tangerang ini tidak mempunyai kantor BPOM. Sehingga kesulitan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Padahal peredaran obat - obatan terlarang banyak beredar. Contohnya seperti tramadhol saja, itu jenis obat keras dan pelajar kerap mengkonsumsi obat itu," paparnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved