Sembilan Korban Pedofilia Akan Diberikan Trauma Healing
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Poltar L Gaol mengatakan sembilan korban pedofilia akan diberikan trauma healing.
Laporan Wartawan Warta Kota, Bintang Pradewo
WARTA KOTA, CENGKARENG - Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Poltar L Gaol mengatakan sembilan korban pedofilia akan diberikan trauma healing.
Pihak kepolisian akan bekerjasama dengan KPAI dan PP2A untuk menyembuhkan trauma korban.
Karena kejadian pedofilia adalah penyakit sosial yang akan terus terjadi.
Jika korbannya tidak diberikan penyembuhan dari kejadian yang menimpa korban.
"Selain KPAI dan PP2A, korban akan didampingi psikiater," kata Poltar di Mapolsek Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (22/8/2017).
Baca: Tak Semua Pelaku Kejahatan Seksual Anak Adalah Pedofilia, Ini Istilah-istilahnya
Dia menjelaskan pelaku dan korban sangat berdekatan. Karena dahulunya korban memiliki usaha rental Play Station. Sehingga, kedekatan itulah membuat pelaku tertarik dengan anak-anak.
"Pelaku dan korban ini berdekatan. Agar tidak curiga maka dipilihlah anak-anak laki-laki," ucap dia.
Menurutnya bukti visum di anus korban menjadi bukti kepolisian untuk menjerat pelaku.
"Korban pastinya kesakitan banget dengan kejadian yang menimpa mereka," ungkap dia.
Agus Winarto alias Gondes (27) pelaku pedofilia terhadap anak dibawah umur ditangkap jajaran Polsek Cengkareng di rumahnya kawasan Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (18/8/2017).
Setidaknya ada sembilan korban anak dibawah umur berjenis kelamin laki-laki disetubuhi oleh pelaku.
Kapolsek Cengkareng, Kompol Agung Leksono mengatakan terbongkarnya aksi pedofilia yang dilakukan pelaku karena kecurigaan orang tua korban kalau perilaku anaknya berubah. Dari periang menjadi pendiam.
Hal inilah yang langsung dicurigai orang tua korban dan menanyai para teman-teman sepermainan korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170822seorang-pedofilia-lecehkan-sembilan-bocah-laki-laki-ditangkap-polisi5_20170822_173055.jpg)