Dishub dan Polisi Akui Banyak Terima Keluhan Warga Terkait Penerapan SSA di Depok
Rata-rata mereka mengeluhkan dampak penerapan sistem ini dimana kemacetan semakin parah di sejumlah ruas jalan utama lain di sekitarnya makin parah.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK -- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Gandara Budiana dan Kepala Satlanta Polresta Depok Komisaris Sutomo, mengakui bahwa penerapan ujicoba sistem satu arah di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Nusantara, sejak Sabtu (29/7/2017) lalu, cukup banyak menuai keluhan dari warga masyarakat.
Rata-rata mereka mengeluhkan dampak penerapan sistem ini dimana kemacetan semakin parah di sejumlah ruas jalan utama lain di sekitarnya makin parah.
"Dari yang kami lihat serta kami terima laporan masyarakat, penerapan sistem ini memang justru menambah kemacetan di beberapa titik. Cukup banyak warga yang mengeluhkan hal ini" kata Sutomo, Jumat (4/7/2017).
Karenanya kata Sutomo perlu beberapa hal yang mesti dioptimakan kembali oleh Dishub Depok, agar penerapan sistem ini bisa efektif mengurai kemacetan.
Sebab kata dia akibat penerapan sistem ini kepadatan kendaraan yang semakin menjadi terjadi di pagi dan sore hari di Jalan Margonda sejak dari persimpangan kawasan Grand Depok City dengan Jalan Kartini, arah ke Jakarta.
Hal yang sama kata dia terjadi di Jalan Sawangan di pagi dan sore hari.
Bahkan Sutomo memprediksi kemacetan yang jauh lebih parah di ruas jalan utama di sekitarnya, akan kembali terjadi saat weekend, yakni hari Sabtu dan Minggu.
"Seperti saat pertama kali ujicoba ini diterapkan di hari Sabtu, kemungkinan kemacetan parah akan terjadi," katanya.
Karenanya Sutomo menilai penerapan sistem satu arah sama sekali belu efektif mengurai kemacetan. "Jadi sebaiknya memang dibuka kembali seperti semula," katanya.
Bahkan kata Sutomo ia sudah menyampaikan hasil pantauannya atas penerapan sistem ini sekaligus usulan menunda penerapannya ke Dishub Depok.
Sementara itu Kepala Dishub Depok Gandara Budiana mengatakan pihaknya masih terus melakukan evaluasi secara berkala, selama ujicoba sistem satu arah di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Nusantara diterapkan.
"Banyak masukan dan keluhan dari masyarakat yang terkena imbas secara langsung, juga banyak masukan berupa pemikiran. Kita terima seluruhnya dan masih kami analisa dan kaji lagi semuanya" kata Gandara.
Termasuk kata dia, masukan warga agar Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) juga diterapkan satu arah.
Karena ruas jalan itu menjadi salah satu ruas jalan yang terkena dampak atau imbas kemacetan parah, terutama di sore hari, akibat sistem satu arah di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Nusantara.
"Namun kita kaji dan analisa dulu untuk menentukannya. Seperti apa kekurangan dan kelebihannya jika di ARH diterapkan satu arah. Jadi tidak menutup kemungkinan satu arah diterapkan di ARH tergantung hasil evaluasi, kajian dan analisa" kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170804warga-ngeluh-sistem-satu-arah-di-depok-dan-minta-dihentikan_20170804_173303.jpg)