Cegah Kecelakaan Ratusan Awak Bus Sekolah Diperiksa Kesehatannya
Awak bus sekolah dilakukan pemeriksaan kesehatannya untuk memastikan bahwa para pengemudi terhindar dari penyakit menular.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto
WARTA KOTA, KRAMAT JATI -- Keselamatan penumpang memang menjadi prioritas angkutan umum sebagai bentuk pelayanan terhadap penumpang.
Untuk menunjang hal tersebut beberapa diantaranya dilakukan pengecekan kesehatan hingga test urine bagi pengemudi angkutan umum
Seperti yang dilakukan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Kramat Jati, kali ini pemeriksaan dilakukan kepada sejumlah awak bus sekolah.
Setidaknya ratusan awak Bus Sekolah di Kantor Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jalan Raya Pondok Gede, Kramat Jati, Jakarta Timur dilakukan pemeriksaan kesehatannya untuk memastikan bahwa para pengemudi terhindar dari penyakit menular.
"kami ingin memastikan bahwa seluruh awak bus yang mencapai 400 orang tidak memiliki penyakit menular pada tubuh mereka," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Sholikhah Darmawie, Selasa (25/7/2017).
Solikhah mengatakan, sedikitnya ada enam bentuk pelayanan jemput bola yang dilakukannya seperti screening kesehatan untuk penyakit tidak menular hipertensi dan diabetes melitus.
"Pemeriksaan berikutnya antara lain gula darah dan kolesterol, pengukuran tinggi badan, berat badan dan indeks masa tubuh," katanya.
Sementara itu bagi pengemudi yang dinyatakan tidak sehat selanjutnya akan dirujuk ke Rumah Sakit Terdekat.
Selain itu test urine dilakukan untuk mencegah para pengemudi awak bus mengunakan narkoba.
Tak hanya itu para sopir diarahkan untuk berkonsultasi VCT dan sifilis, pemeriksaan dan konsultasi gizi.
Pemeriksaan sendiri melibatkan 10 dokter, 10 perawat serta satu analisis dan ahli gizi dari Puskesmas Kecamatan Kramat Jati.
"Kegiatan ini untuk meningkatkan peran serta instansi dalam penanganan dan pencegahan penyakit menular secara terpadu," katanya.
Di tempat yang sama, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini bukan sebagai ajang seleksi.
Namun lebih kepada langkah promosi kesehatan preventif pada awak bus sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170725cegah-kecelakaan-ratusan-awak-bus-sekolah-diperiksa-kesehatannya_20170725_163607.jpg)