Jumat, 24 April 2026

Yuk, Kita Gotong Royong Bersihkan Jakarta!

Tak ada salahnya seskali kita bergotong royong membersihkan Jakarta, seperti acara yang akan diadakan 8 Oktober mendatang.

Warta Kota/Bintang Pradewo
Puluhan Petugas Harian Lepas (PHL) Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat membersihkan endapan lumpur dan sampah yang berada di Saluran penghubung (Phb) Labrata di Blok D dan J Komplek Taman Meruya Ilir, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (15/6) pag 

WARTA KOTA, PALMERAH-Gemas melihat Kota Jakarta yang kotor? Jangan hanya mengeluh, inilah saatnya untuk beraksi. Kegiatan tahunan 'Clean Up Jakarta Day' akan diselenggarakan pada Minggu, 8 Oktober 2017. Sebanyak 30.000 relawan dibutuhkan untuk gotong royong membersihkan ibu kota dari sampah.

"Clean Up Jakarta Day memiliki peran sebagai sebuah platform untuk semua komunitas di luar sana yang mau bergabung bersama-sama di satu hari yang khusus," kata Angela Richardson, Pendiri dan Chief Coordinator Clean Up Jakarta Day sesuai siaran pers, Rabu (19/7/2017).

Angela menjelaskan banyak organisasi yang melakukan bersih-bersih melalui program sendiri setiap tahun.

Kali ini Clean Up Jakarta Day mengajak semua warga, termasuk sekolah dan perusahaan untuk bergabung dalam satu hari dengan satu suara menuju Jakarta yang lebih bersih. Tak hanya itu, banyak pula selebriti yang bergabung di acara ini. 

Rencananya Clean Up Jakarta Day akan dilaksanakan di 70 lokasi, termasuk di Kepulauan Seribu. Untuk itu jumlah relawan yang dibutuhkan cukup banyak yakni 30.000 orang.

Sebelum acara dimulai, relawan akan diberikan edukasi untuk pemilahan sampah dan dipersiapkan dengan berbagai alat seperti karung sampah yang dapat didaur ulang dan tidak dapat didaur ulang.

Sampah yang dapat didaur ulang, rencananya akan didonasikan kepada bank sampah melalui Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

Pendaftaran Clean Up Jakarta Day dapat dilakukan melalui online, tepatnya lewat situs resmi www.cleanupjakartaday.org.

Ini merupakan tahun kelima penyelenggaraan Clean Up Jakarta Day yang sudah dimulai sejak tahun 2013. Tahun lalu, terhitung ada 20.000 relawan yang bergabung dalam acara ini.

Gerakan gotong royong bersih-bersih ini dinilai penting tak hanya untuk membersihkan tetapi juga memberi kesadaran bagi masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan. Juga menambah kepekaan masyarakat untuk mendaur ulang, menggunakan kembali, dan memanfaatkan sampah. Setiap hari, Jakarta memproduksi 6.700 ton sampah.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved