Mau Coba Masakan Ayam Saos yang Dapat Michelin Star Termurah di Dunia?
Publik penggemar kuliner di Jakarta kedatangan restoran berbintang Michelin dengan harga termurah di dunia.
WARTA KOTA, PALMERAH-Bicara soal restoran berbintang Michelin, yang terlintas di benak Anda pastilah harganya yang mahal. Namun, kini Jakarta kedatangan restoran berbintang Michelin dengan harga termurah di dunia.
Hawker Chan, begitu nama restorannya, berasal dari Singapura. Kedai asli Hawker Chan mendapatkan penghargaan Michelin Star dua tahun berturut-turut, yakni pada 2016 dan 2017.
Seperti yang kita ketahui, Michelin Star adalah penghargaan paling bergengsi dalam dunia kuliner. Penghargaan tersebut tak hanya dinilai dari masakannya, tapi juga pelayanannya.
Indonesia menjadi negara ketiga dibukanya restoran tersebut, setelah Taiwan. Salah satu hidangan wajib coba saat mengunjungi Hawker Chan adalah Chicken Soya Sauce.
Hidangan inilah yang membuat koki Hawker Chan mendapatkan bintang Michelin. Tentu Chicken Soya Sauce menjadi hidangan favorit di semua cabang restorannya.
Anda bisa memilih empat hidangan antara lain Soya Sauce Chicken Rice, Soya Sauce Chicken Noodle, Chicken Soya Sauce utuh, atau Chicken Soya Sauce setengah porsi.
Soya Sauce Chicken Noodle menjadi hidangan pertama yang KompasTravel coba. Mie ala Hongkongnya bertekstur lembaran kecil renyah, dan tidak mudah menyerap cairan.
Mie itu tidak mengembang dan tetap renyah hingga akhir Anda makan.
Ada sambal balacan yang menambah kelezatan saat dicampur dengan mi. Rasa sambal ini pedas dan gurih seperti perpaduan cabai bumbu terasi dan sedikit kari, tetapi tak berbau terasi.
Ayam dengan potongan cukup besar pun menunggu di sisi piring. Soya sauce sangat terasa pada bagian luar dagingnya yang tebal.
Didominasi rasa manis dan gurih alami, dan sama sekali tidak tersisa rasa kedelai.
Untuk menambahkan rasa daging bagian dalamnya bisa Anda balurkan sambal balacan tadi, atau saus cabai.
"Ayamnya kami pake broiler dengan standar minimal 1,5 kilogram per ekornya. Lalu yang beda cara masaknya, bukan dipanggang tapi direbus bersama sausnya itu, sampai meresap," ujar Evely selaku Bussiness Development Hawker Chan, Kamis (6/7/2017).
Menurut Evelyn, yang membedakan ayam di Singapura dengan Indonesia ialah lama masaknya. Di Indonesia ayam dimasak lebih lama untuk menghilangkan warna kemerahan di pada tulang. Sedangkan di Singapura dimasak medium well, sehingga masih terdapat kemerahan dengan tekstur lebih juicy.
Untuk nasinya, menggunakan nasi biasa, diguyur saus semacam kuah semur pekat. Menjadikannya terasa gurih dan sedikit manis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/chicken-soya-sauce_20170710_092751.jpg)