Rabu, 22 April 2026

Mengapa Obama Menyukai Pepes, Begini Cerita Sampai Filosofinya

Pepes kesukaan mantan presiden AS, Barack Obama ternyata punya kisah yang cukup unik.

i100
Barrack Obama 

WARTA KOTA, PALMERAH --  Siapa sangka, di antara banyaknya makanan khas Nusantara, Barack Obama ternyata punya tiga hidangan favorit yang diungkapkan oleh adik tirinya, Maya Soetoro Ng.

"Memang beliau gemar sekali dengan masakan Indonesia tertutama bakso, ikan pepes, sambal tempe," kata Maya dalam wawancara bersama wartawan BBC Indonesia, Endang Nurdin, Jumat (20/1/2017).

Pepes kesukaan Obama ternyata punya kisah yang cukup unik. Disebutkan oleh Koki Haryo Pramoe adalah hidangan favorit generasi X (lahir tahun 1965-1980) dan sebelumnya.

"Ketika tahun 1940 dan 1950-an industri kelapa sawit belum populer. Jadi pada waktu itu makanan yang paling sering dihidangkan di meja makan keluarga, sampai era tahun 70-an itu adalah pepes," kata Haryo saat dihubungi KompasTravel, Kamis (29/6/2017).

Industri kelapa sawit di Indonesia yang berkembang pada tahun 1970-an, akhirnya memopulerkan teknik memasak baru yaitu teknik goreng. Perlahan pepes mulai tergantikan oleh hidangan goreng dengan tekstur garing.

"Makanya penggemar pepes itu biasanya usia 30 tahun ke atas, karena era tersebut masih merasakan era pepes. Kelahiran milenial tidak lagi menikmati pepes, karena dianggap kuno dan kurang garing untuk makanan," ungkap Haryo. 

Obama kecil yang akrab disapa Barry pernah tinggal di Indonesia pada tahun 1967 hingga tahun 1971. Bisa jadi pada masa kecilnya, Obamaakrab dengan hidangan pepes.

Sebagaimana yang disebutkan Haryo, pepes kerap hadir di meja makan keluarga Indonesia hingga tahun 1970. Namun siapa sangka, ikan pepes bergitu berkesan bagi Obama meski puluhan tahun tinggal di Amerika Serikat.

Tehnik Kuno 

Teknik memasak dengan cara pepes terkenal berasal dari Tanah Sunda. Namun sebenarnya, pepes tak hanya ada di Indonesia.

Banyak negara lain yang menggunakan teknik mirip seperti teknik pepes di Sunda.

"Pepes itu metode memasak tertua di Asia termasuk Amerika Latin dan negara yang dilewati garis khatulistiwa," kata Koki Haryo Pramoe 

Pepes Tahu dengan Telur Asin.
Pepes Tahu dengan Telur Asin. (Repro Kompas)

Ia memberi contoh hidangan tamales huasteco dari Meksiko dan Suku Indian Kayapo di Brasil yang juga memasak dengan teknik pepes.

Pada dasarnya Haryo menyebutkan pepes adalah menempatkan bahan makanan protein atau sayuran yang dibungkus daun pisang, daun jati, atau bambu kemudian dikukus atau direbus. Di zaman modern, aluminium foil menggantikan daun atau bambu tersebut.

Namun tentunya ada perbedaan besar membungkus makanan dengan daun dan aluminium foil.

Menurut Haryo pepes dengan daun memiliki keunggulan yakni harum yang terserap oleh bahan makanan tersebut. Karena harum itu pula, banyak penggemar fanatik makanan yang memilih pepes dengan bungkus daun, umumnya daun pisang.

Penulis: Silvita Agmasari

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved