Tuntutan Driver Grabcar Menyatakan Tolong Dibayar Hasil Keringat dan Kerja

Wanita berstatus janda beranak tiga ini juga mengaku jika sangat membutuhkan dana instentif yang sudah dijanjikan pihak Grab Car Indonesia.

Tuntutan Driver Grabcar Menyatakan Tolong Dibayar Hasil Keringat dan Kerja
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Angga, perwakilan manajemen Grab Indonesia, langsung mendapatkan sambutan tak hangat dari ratusan pengemudi GrabCar, yang berunjuk rasa di Gedung Maspion Plaza, Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (27/6/2017). 

WARTA KOTA, KOJA -- Salah satu pengemudi Grab Car, Ade Indrawati (48), meminta dana insentif lebaran yang telah dijanjikan oleh jajaran Grab Car indonesia di dalam promo insentif Lebaran 9 hari kerja, senilai Rp 11 Juta.

Wanita berstatus janda beranak tiga ini juga mengaku, jika dia sangat membutuhkan dana insentif yang sudah dijanjikan pihak Grab Car Indonesia itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ya saya pokoknya hasil keringat saya, segera dibayar. Saya layani mengantar penunpang ya, saya lakonin sampai selesai shalat ied itu, rela saya langsung narik, sampai enggak bertemu keluarga silaturrahim bersama keluarga. Anak saya tiga, kuliah dan butuh dana. Memangnya saya beli mobil harganya puluhan, tapi ratusan juta. Belum lagi ya, kebutuhan sehari-hari saya dan anak-anak. Tolong dibayar hasil keringat saya dan driver Grab Car lainnya," ungkap Ade, Rabu (28/6/2017).

Ade mengaku, masih syok atas akun Grab Car secara mendadak diblokir oleh pihak Grab Car, disaat dirinya tengah semangat mendapatkan Rp 11 Juta dengan cara sembilan hari kerja, di jelang hingga pasca Hari Raya Idul Fitri ini.

Dia yang tinggal di Kawasan Joglo, Jakarta Barat, juga mengatakan, sampai saat ini dirinya juga masih menanti-nanti uang insentif lebaran itu untuk segera dibayar oleh pihak Grab Car.

"Gimana saya mau kerja, akun saya masih dia (Grab Car Indonesia) Suspend (Blokir). Ini nih, menyusahkan orang lagi membutuhkan. Saya enggak ada kerjaan lagi selain ini. Pokoknya, saya mau hasil keringat saya bayar cepat lah. Pokoknya, saya dan teman-teman Driver Grab Car lainnya nungguin keputusan di tanggal 10 Juli 2017 nanti. Kalau enggak dibayar, pasti ya teman-teman dan saya juga demo lagi," papar Ade.

Sementara, Ridzki Kramadibrata, yang sebagai Managing Director Grab Car Indonesia, kali ini pihaknya akan melakukan audensi ke ratusan pengemudi Grab Car, yang berdemo di depan Gedung Maspion Plaza, Jalan Gunung Sahari, Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (27/6/2017), kemarin.

Ia mengatakan, para pengemudi yang menuntut agar pihak Grab Indonesia membayar insentif Lebaran sembilan hari kerja untuk mengisikan formulir guna menentukan jadwal audiensi ke pihak Grab Indonesia.

"Pihak kami telah berikan opsi kepada mereka bila ingin ada penyelesaian soal akun mereka yang di-suspend. Kami, sudah membuka jalur komunikasi dan juga jadwal audiensinya. Jadi, para pengemudi yang di-suspend agar segera mengisi formulir secara online untuk tentukan jadwal audiensi mereka, dengan manajemen Grab. Mereka, telah diberikan akses di Google Form," jelasnya.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved