Mendaki 21 Gunung dalam Sebulan dan Berpatokan Sampah

Seorang warga negara Perancis mendaki 21 gunung di Indonesia dalam sebulan. Ironisnya, ia kadang berpatokan pada sampah untuk memastikan jalur.

arsip pribadi
Rémi Colbalchini (29), pendaki gunung asal Perancis, yang mendaki 21 gunung api di Indonesia dalam sebulan. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Sampah yang berserakan di sepanjang jalur pendakian suatu gunung memang menjadi keprihatinan tersendiri di Indonesia.

Hal itu pula yang dirasakan Rémi Colbalchini (29), pendaki gunung asal Perancis. Ia memang lega. karena target mendaki 20 gunung berapi di Indonesia selama sebulan telah dilakoninya. 

Disamping rasa lega, ada keprihatinan terselip saat menyaksikan jalur pendakian di banyak gunung dikotori sampah.

Semakin banyak gunung itu didaki, semakin banyak pula sampah bertebaran di lingkungannya.

Remi kadang mengikuti sampah-sampah yang berserakan untuk memastikan jalur yang dilaluinya benar.

Berbekal pengalaman itu, dia kian mengenal negeri ini dan siap berbagi pengalamannya dengan orang banyak.

"Rasanya luar biasa bisa menyelesaikan ini. Awalnya, saya sempat ragu apakah cukup 15 gunung api saja atau 20. Akhirnya, saya pastikan 20gunung api. Ternyata, saya bisa mendaki 21 gunung api," ucapnya bersemangat, Minggu (14/5/2017), sesaat sebelum meninggalkan Indonesia untuk kembali ke negara asalnya, Perancis.

Persiapan dilakukan beberapa bulan sebelumnya, baik persiapan fisik, peralatan, maupun uang. Misi yang dinamainya KakiApi itu dimulai pada 6 April 2017. Gunung pertama yang dituju adalah Sibayak di Medan, Sumatera Utara.

Rata-rata, ia menghabiskan 3 jam untuk mendaki satu gunung dan 3 jam untuk turun. Ia bahkan menyelesaikan pendakian Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dalam 9 jam saja.

Bagi Rémi, mendaki gunung seperti ini tidak sekadar membutuhkan kekuatan fisik. Lebih dari itu, perencanaan dan fokus selama perjalanan amatlah penting.

Tanggal 6 Mei lalu, Rémi merampungkan pendakian Gunung Iya di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Itu adalah gunung ke-21 dalam rangkaian KakiApi ini.

Alam dan sampah

Sepanjang perjalanan, Rémi tidak bisa menyembunyikan kekagumannya akan keelokan alam dan beragamnya fauna di gunung api.

Dengan mudah, ia menemukan aneka jenis burung, terbangun oleh gerakan musang, atau monyet.

Hanya saja, keindahan alam itu terkoyak oleh banyaknya sampah yang berserakan hampir di semua gunung. Semakin banyak gunung itu didaki orang, semakin banyak jejak sampahnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved