Senin, 13 April 2026

Kebakaran

Suami Kaget Istri dan Rumahnya Terbakar, Usai Antar Anak ke Sekolah

Diketahui Eni tewas dengan cara tragis, ia tewas terbakar saat sedang menyalakan kompor di dapur untuk menghangatkan sayur.

WARTA KOTA, CIPINANG -- Keluarga Eni Supriyati (45) masih tak menyangka atas kejadian yang menimpa wanita dua orang anak tersebut.

Diketahui Eni tewas dengan cara tragis, ia tewas terbakar saat sedang menyalakan kompor di dapur untuk menghangatkan sayur.

Kepergian Eni nampak jelas meninggalkan duka yang mendalam bagi sang suami bahkan anaknya, pasalnya dibulan Ramadhan ia terpaksa ditinggalkan oleh wanita yang selalu memasak ketika sahur dan buka puasa.

Bahkan atas duka tersebut baik sang suami tidak dapat ditemui karena masih shock atas kejadian tersebut.

Lilis (44) salah seorang warga menuturkan bahwa ia tak tau pasti kapan kejadian itu terjadi, namun yang ia tahu hanya kepulan asap hitam, yang keluar dari rumah Eni, namun saat itu warga sudah berbondong-bondong mencoba memadamkan api.

"Saya gak tau jam berapa mas, tapi itu pagi, saya cuma liat asap aja, kalo api sih gak keliatan," katanya saat ditemui Warta Kota, Jumat, (2/5/2017).

Sementara itu Eko Priyanto (53) sebagai LMK RW 11 dan juga Warga setempat menuturkan bahkan terjadinya kebakaran tersebut begitu cepat, saat itu ia masih berada didalam rumah, namun ia mendengar teriakan warga, ia pun langsung bergegas melihat kejadian tersebut.

"Waktu itu saya cuma dengar orang teriak teriak kebakaran, langsung saya keluar rumah," katanya.

Eko tak mengetahui secara pasti apa penyebab kebakaran tersebut hingga memakan korban jiwa, namun menurut informasi yang ia dapat adanya kebocoran gas.

"Jadi info yang saya dapat kalo Eni sedang menghangatkan sayur, entah lupa tau apa, saya juga tidak tahu, api udah membesar, karena kondisi Eni sedang sakit kemungkinan ia pingsan," katanya.

Sementara itu kondisi dapurnya itu sempit serta tidak ada saluran udara sehingga api hanya berpusat didapur.

"Itu dapur sempit serta tak ada celah udara, mungkin gas bocor menghanguskan yang ada di situ, Makannya warga langsung bobol atap supaya warga dapat segera mematikan api," katanya.

Namun usaha yang dilakukan warga tak membuahkan hasil, selang beberapa menit usaha pemadaman oleh warga, beberapa unit Damkar pun tiba dilokasi. Tapi Naas nyawa Eni tak terselamatkan.

Saat kejadian suami Eni tengah mengantar anaknya sekolah sehingga saat itu Eni hanya sendiri yang berada didalam rumah tersebut.

Sementara itu Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan Eni tewas terbakar karena Eni sedang sakit dan tak biasa beranjak dari kasurnya, sehingga saat kebakaran ia tak dapat menyelamatkan diri.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved