Bom Kampung Melayu
Ada 8 Fakta Mengerikan Soal Bom di Kampung Melayu, No 3 Bikin Miris
Ledakan terjadi di kawasan Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam.
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
Sementara polisi berusaha mengalihkan arus lalu lintas.

5. Ada 5 orang meninggal
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, total korban tewas akibat bom di Kampung Melayu sebanyak lima orang. Rinciannya, dua korban diduga pelaku dan tiga orang lainnya anggota Polri.
"Saya nyatakan duka cita mendalam, ternyata 3 anggota polisi yang gugur," kata Setyo kepada wartawan di Kampung Melayu, Jaktim, Kamis (25/4/2017).
Selain itu korban luka-luka berjumlah sepuluh orang, yaitu lima anggota polisi dan lima warga sipil.
"Dipastikan pelaku dua orang laki-laki. Tadi saya katakan ada dua ledakan dan hasil olah TKP memang ditemukan memang ada dua pelaku bom bunuh diri," ujar Setyo.
6 Temukan Struk Panci
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan struk pembelian panci di sebuah minimarket di Padalarang, Jawa Barat. Pada struk tersebut diketahui, panci tersebut dibeli pada 22 Mei 2017.
"Ditemukan di kantong pelaku Ada beberapa kertas-kertas salah satunya struk panci," jelas Wasisto.
Pihak kepolisian menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan bom Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
Polisi memasukan lima benda diduga potongan tubuh korban ke dalam kantong mayat dari lokasi ledakan bom Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
7. Polisi belum bisa pastikan penyebabnya
Hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab ledakan tersebut.
"Lagi di cek sama anggota, kalau ledakan bener tapi masih dicek anggota," ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo saat dikonfirmasi, Rabu (24/5/2017), seperti dilansir Tribunnews.com.
Sementara ini, berdasarkan gambar yang diterimanya, yang meledak adalah mikrolet.