Pasar Gembrong, Surga Mainan yang Belum Ramah Anak
Pasar Prumpung atau lebih dikenal dengan nama Pasar Gembrong telah lama menjadi pusat penjualan sekaligus perkulakan mainan khusus anak-anak.
Beratapkan terpal dan tambal sulam bahan vinyl bekas baliho, panas dan pengapnya pasar juga katanya dikarenakan banyaknya pedagang maupun pengunjung dewasa bebas merokok di dalam kawasan.
"Pasarnya memang pasar mainan, tapi nggak recomended (disarankan) deh kalau bawa anak," ungkapnya kesal.
Karena itu, niatnya yang semula ingin membeli sebuah radio control (RC) untuk anaknya terpaksa dibatalkan.
Karena walau harga yang ditawarkan murah, dirinya mengaku tidak tega melihat anaknya berjubelan di dalam kios pasar.
"Harganya memang jauh dibandingin di mall atau (belanja) online, harusnya itu jadi kelebihan asalkan pasar ditata bagus lagi," tutupnya.
Penataan
Harapan penataan juga disampaikan oleh Iyan (40) pedagang Pasar Gembrong.
Pria yang sudah berjualan perlengkapan kolam karet dan alat renang lebih dari 20 tahun itu berharap agar Pemprov DKI Jakarta dapat menata dan mengembalikan kawasan Pasar Gembrong kembali masa kejayaannya kembali.
"Terus terang, tanah di sini (pasar) pedagang semua ngontrak, soalnya memang tanah garapan. Jadi kalau menurut saya, penataan harus jalan semuanya, jadi jangan cuma di depan aja sama jalanan, dipindahin ke pasar yang jauh dari sini. Seharusnya pasar dibangun jadi modern, balikin Pasar Gembrong kayak dulu lagi," ungkapnya.
Buruknya kondisi pasar ditambah dengan banyak berdirinya pusat perbelanjaan modern diungkapkan warga Cililitan, Jakarta Timur itu menjadi alasan menurunnya penjualan.
Usaha yang dijalani pedagang hanya bertahan karena terbantu ramainya pesanan jelang lebaran serta tahun baru.
"Usaha yang kalau musim sekarang sudah rame, sudah masuk puasa sama lebaran, makanya sekarang saya juga stok remote control sama tembakan (senjata mainan). Tapi kalau hari biasa sepi-biasa aja, karena itu kalau boleh minta, supaya pasar bener ditata bener, jadi orang dateng (pengunjung) enak, pedagang juga jelas usahanya," jelasnya. (dwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170515pasar-gembrong-surga-mainan-yang-belum-ramah-anak_20170515_192851.jpg)