Minggu, 12 April 2026

Depok akan Terima Pasokan Blanko e-KTP Lanjutan Jika Tersisa 10 Persen

Karena, penyaluran blangko e-KTP berikutnya akan diberikan kembali di tahap selanjutnya.

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warga antre merekam data e-KTP. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir menjelaskan, sejak April sampai awal Mei 2017 ini, Depok sudah menerima pasokan 40.000 blangko e-KTP dari Kemendagri dalam dua tahap.

Jumlah itu, kata Munir, masih jauh dari kebutuhan blangko e-KTP di Depok sampai Maret 2017 yang berjumlah mencapai 101.000 blangko e-KTP.

Karenanya, tambah Munir, ke depan pasokan blangko e-KTP dari Kemendagri ke Depok, akan terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan blangko e-KTP warga Depok.

Ia mengatakan saat ini sebanytak 40.00 ribu blangko e-KTP yang didapatnya sudah didistribusikan ke 63 kelurahan di 11 Kecamatan di Depok.

Di sana kata dia, pencetakan e-KTP dengan blangko tersebut sudah bisa dapat dilakukan kembali.

"Untuk pasokan selanjutnya, akan kami dapatkan lagi jika blangko yang ada saat ini di Depok sudah tersalurkan 90 persen," kata Munir kepada Warta Kota, Jumat (5/5/2017).

Ini berarti, kata Munir, jika 40.000 blangko e-KTP yang diterimanya sejak April lalu itu, tersisa 10 persen, pihaknya diminta melaporkan kembali ke Kemendagri untuk mendapatkan pasokan blangko e-KTP lanjutan.

"Saat ini belum 90 persen blanko e-KTP yang kami dapat tersalurkan ke warga," katanya.

Karenanya, Munir menghimbau, agar warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP sejak 2016 lalu agar segera menghubungi operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di kelurahan masing-masing, untuk dilakukan pencetakan e-KTPnya.

"Untuk warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP, terutama perekaman di 2016 lalu, dihimbau segera menghubungi operatos SIAK di kelurahan masing-masing, untuk dilakukan pencetakan e-KTPnya," kata Munir.

Ia menjelaskan, saat ini, dimungkinkan warga yang sudah melakukan perekaman mesti menunggu lagi untuk mendapatkan e-KTP nya.

Sebab, kata Munir, pencetakan dilakukan bergiliran dan diprioritaskan dilakukan ke warga yang sudah lebih dulu melakukan perekaman.

Selain itu, kata dia, pasokan blangko e-KTP yang diterima pihaknya ini, baru memenuhi sekitar setengahnya saja, dari kebutuhan blangko e-KTP di Depok.

"Total kebutuhan blangko e-KTP di Depok sebanyak sekitar 101.000 keping. Itupun tercatat kebutuhan sampai akhir Maret 2017 ini saja. Belum lagi jumlah warga yang melakukan perekaman e-KTP setelah Maret," kata Munir.

Ia menjelaskan kebutuhan 101 ribu blangko e-KTP itu terdiri dari 51.000 blangko untuk pencetakan e-KTP warga Depok yang sudah melakukan perekaman sejak 2016, ditambah 50 ribu lainnya untuk pencetakan e-KTP warga pindahan ke Depok, dan pencetakan e-KTP kedua bagi warga yang sebelumnya di e-KTP mereka belum tertulis seumur hidup.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved